- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Laporan Korps Rapor Kenaikan Pangkat Prajurit: Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Tanggung Jawab.
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
Wamendag Roro Dorong Ekspor Produk Mamin RI di SIAL Shanghai 2026
.jpg)
Keterangan Gambar : Wamendag Dyah Roro Esti Widya Putri .
MEGAPOLITANPOS.COM, Shanghai,– Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong peningkatan ekspor produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia dalam ajang Salon International de l'Alimentation (SIAL) Shanghai 2026 di Shanghai New International Expo Centre (SNIEC), Shanghai, Tiongkok, pada 18—20 Mei 2026.
Menurut Wamendag Roro, pameran internasional tersebut menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk mamin unggulan Indonesia ke pasar global.
“SIAL Shanghai bukan sekadar pameran, tetapi juga jembatan inovasi dan platform kolaborasi bagi industri mamin dunia,” ujar Wamendag Roro pada Pembukaan SIAL Shanghai 2026, pada Senin, (18/5/2026).
Baca Lainnya :
Wamendag Roro menambahkan, industri mamin merupakan salah satu sektor manufaktur terbesar di Indonesia yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian dan perdagangan Indonesia.
Nilai ekspor produk makanan olahan Indonesia ke dunia mencapai USD 6,25 miliar pada 2025 dengan sejumlah negara tujuan utama, seperti Amerika Serikat (AS), Filipina, Malaysia, Tiongkok, dan Thailand.
Menurut Wamendag Roro, besarnya permintaan mamin di Tiongkok membuka peluang yang luas bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor berbagai produk mamin, baik bahan baku maupun produk olahan.
Meski begitu, Wamendag Roro menekankan bahwa keberhasilan perdagangan global tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi dan potensi pasar, tetapi juga kualitas produk, keamanan pangan, serta kepatuhan terhadap standar internasional.
“Tiongkok menerapkan sistem pengawasan impor pangan yang sangat komprehensif melalui General Administration of Customs of China (GACC). GACC mengatur berbagai aspek, mulai dari registrasi produsen, sertifikasi keamanan produk, hingga pelabelan dan sistem ketertelusuran produk,” imbuh Wamendag Roro.
Wamendag Roro mengungkapkan, sebanyak 2.840 entitas usaha Indonesia telah terdaftar di GACC. Hal tersebut menunjukkan produk Indonesia makin diakui dan memenuhi standar pasar internasional.
SIAL Shanghai 2026 diikuti lebih dari 5.000 peserta pameran yang terdiri dari 125 negara dan diperkirakan menarik 180 ribu pengunjung dari berbagai belahan dunia. Ajang ini merupakan salah satu platform industri mamin terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Pada SIAL Shanghai 2026, Paviliun Indonesia berada di Hall E3 dengan menampilkan produk dari 17 perusahaan. Produk yang dipamerkan antara lain kopi, rempah-rempah, gula aren, kakao olahan, kacang-kacangan, produk turunan kelapa, biskuit, permen, serta berbagai makanan kemasan lainnya.(AS/MP).



.jpg)



.jpg)








