- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- HUT ke-39, BRI Life Salurkan Bantuan Sembako hingga Fasilitas Air Bersih
- Masyarakat Rentan Sosial Desa Sumberingin Bersyukur BLT-DD Sudah Cair.
- Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Gelar Hari Fraksi: Ruang Aspirasi & Suara Rakyat.
- DPMPTSP Barito Utara Perkuat Pengawasan Investasi, Pastikan Kepatuhan Pelaku Usaha
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
Pemprov akan Bangun JPO Dekat Skywalk Kebayoran Lama, DPRD DKI Ingatkan Akses Trotoar Paling Penting

Keterangan Gambar : Anggara Wicitra Sastroamidjojo
MEGAPOLITANPOS.COM,DKI Jakarta,- Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menanggapi wacana pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di dekat Skywalk Kebayoran Lama sebagai sarana penyebrangan masyarakat yang tidak menggunakan transportasi umum.
“Saya minta dikaji ulang efisiensinya, kalau Skywalk Kebayoran Lama bisa jadi sarana penyebrangan juga kenapa harus dibuat JPO lagi di dekat sana?. Terkait pengenaan tarif kan itu masalah teknis saja, bisa dipisahkan. Intinya jangan melakukan pembangunan yang tidak efisien,” kata Ara sapaan akrab Anggara.
Baca Lainnya :
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
Anggota DPRD DKI dari dapil Jakarta Selatan ini mengingatkan bahwa akses pejalan kaki untuk melakukan mobilitas dengan nyaman adalah yang terpenting.
“Dinas Bina Marga masih punya banyak pekerjaan rumah terkait akses pejalan kaki di seluruh Jakarta. Pastikan pejalan kaki bisa melakukan mobilitas dengan nyaman dibanding membangun JPO yang tumpang tindih. Percuma banyak JPO tapi berjalan kaki di trotoar masih tidak nyaman,” tambahnya.
Ia berpendapat bahwa sarana trotoar yang nyaman dan terintegrasi akan membuat para pengguna transportasi umum bertambah.
“Kita tentu masih pada visi meningkatkan pengguna transportasi umum untuk mengurangi kemacetan. Jika jalur pejalan kaki sudah terintegrasi dengan baik pasti lebih banyak yang mau beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum,” tutup Ara.










.jpg)





