- BNN Gandeng Citilink, Perangi Narkotika Jalur Udara
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- Gabungan Ormas dan Relawan Gelar Buka Puasa Tegaskan Komitmen Jaga Jakarta
- Fraksi PDI-P Terima Lima Raperda, Soroti Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan
- Fraksi Demokrat Terima dan Siap Bahas Lima Raperda Strategis di Paripurna DPRD Barito Utara
- Fraksi PKB Soroti Lima Raperda dalam Paripurna II DPRD Barito Utara
- Fraksi Aspirasi Rakyat Dukung Lima Raperda, Tekankan Konsistensi Perencanaan dan Implementasi
- Saan Mustopa: Safari Ramadhan Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bung Karno
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Dialihkan Dari Lapangan Winodadi, ini Alasannya

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Karena dianggap menghilangkan fasilitas umum berupa tanah lapangan Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, mendadak geger menolak pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih, aksi warga yang mengatasnamakan Forum Warga Desa Wonodadi ini berjumlah puluhan pada Selasa (13/01/26) pagi mengadakan aksi protes untuk menolak rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang rencananya menggunakan area lapangan tersebut.
Aksi pagi itu dipimpin ketua Leonardus Dady, mereka sambil membawa dokumen pernyataan sikap yang menuntut agar lokasi pembangunan koperasi segera dipindahkan atau direlokasi ke tempat lain yang tidak mengganggu fasilitas umum.
Ketegasan warga ini didasari oleh kekhawatiran hilangnya ruang publik. Dalam dokumen resminya, warga berargumen bahwa Lapangan Desa Wonodadi adalah jantung kegiatan masyarakat, mulai dari olahraga hingga acara sosial kemasyarakatan.
Baca Lainnya :
- Safari Ramadan 1447 H, Bupati Eman Suherman Hadirkan Kehangatan dan Semangat SAE Keun di Putridalem
- Saan Mustopa: Safari Ramadhan Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Bung Karno
- Polres Blitar Kota Launching SPPG YKB Cik Ditiro, Siap Layani 1.500 Paket MBG
- Langkah Besar Transformasi Digital, Diskominfo Majalengka Tebar WiFi Gratis
- Puncak HUT Kota Dirayakan dengan Kebersamaan dan Berbagi, Sachrudin: 33 Tahun Buah Kolaborasi!
Menghilangkan fungsi lapangan dianggap bakal memutus ruang terbuka hijau bagi generasi muda serta mengancam kebersamaan warga.
"Pembangunan di atas lapangan berpotensi menghilangkan fungsi sosial dan kebersamaan warga yang sudah terbangun lama di sini," tulis forum tersebut dalam poin keberatannya.
Merespons gejolak di lapangan, Ketua BPD Wonodadi, Evi Triana, langsung memberikan tanggapan.
Ia menyatakan pihak desa telah mendengar aspirasi tersebut dan berkomitmen untuk mencari jalan tengah.
Sebagai langkah lanjut, BPD berencana menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas tuntutan relokasi tempat pembangunan koperasi tersebut.
Melalui Musdesus nanti, diharapkan muncul solusi yang tidak merugikan pihak manapun pembangunan koperasi tetap bisa berjalan, namun hak warga atas fasilitas lapangan tetap terjaga.
Sumber lain dilapangan Danramil Wonodadi Letnan Dua Sarnoto dihubungi media inu menyampaikan, adanya gejolak masyarakat akhirnya rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dipindah tempat berada di tanah kas desa yang berdekatan antara puskesmas, Koramil dan Kecamatan Wonodadi
"Karena itu merupakan tanah kas desa, kami tetap mengadakan musyawarah dengan lembaga desa dan elemen masyarakat, semoga semua berjalan lancar," Ungkap Danramil Rabu pagi 14/01/26 ( za/mp )















