- Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim
- Pemkab Barito Utara Hadiri Paripurna DPRD Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi RPJMD 2025–2029
- Paripurna DPRD Bahas Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD Barito Utara
- Fraksi DPRD Sampaikan Pendapat Akhir terhadap Raperda RPJMD Barito Utara 2025–2029
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD 2025–2029
- Parmana Setiawan, Safari Ramadhan Bukti Sinergi Eksekutif dan Legislatif di Tengah Masyarakat
- H Nurul Anwar Apresiasi Antusiasme Warga Sikui Sambut Safari Ramadhan Pemkab Barito Utara
- Safari Ramadan di Desa Sikui, Bupati Shalahuddin Perkuat Silaturahmi Pemkab dengan Masyarakat
Pemanfaatan Irigasi Pertanian DBHCT DKPP Dirindukan Petani Tembakau

Keterangan Gambar : Pemanfaatan Irigasi Pertanian DBHCT DKPP Dirindukan Petani Tembakau
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Progr serapan tepat guna Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBCHT) 2025 tetap mengarah kepada peningkatan sarana prasarana pertanian produksi tanaman tembakau. Untuk pelaksanaan kegiatan juga dipantau oleh Koordinator Sumber Daya Alam Biro Perekonomian Setdaprov Jawa Timur (Jatim) Nurhayati pada Jum'at ( 14/11/25 ) di desa Mandesan Kecamatan Selopuro di dampingi Kepala Dinas DKPP Setiyana.
Setiyana menjelaskan ada satu desa di wilayah Kabupaten Blitar yang menjalankan tiga program sekaligus yang dibiayai melalui DBHCHT Tahun 2025. Dan hasilnya sangat memuaskan
"Alhamdulilah kerjasama yang baik, sehingga pelaksanaan berbagai program melalui DBHCHT di Kabupaten Blitar dimonitoring langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini Pemprov Jatim menerjunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan program yang dibiayai melalui DBHCHT Tahun 2025,"ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Bazar Peduli Ramadhan di Majalengka Diserbu Warga, Sembako hingga Pakaian Murah Laris Manis
- Kejari Majalengka Bongkar Dugaan Korupsi Hibah KONI 2024 - 2025
- Ramadhan Berkah Sekertaris DPDC PDI-Perjuangan Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Ratusan Warga
- Akses Jalan Total Persada Periuk Kota Tangerang Masih Lumpuh
- Ateng Sutisna Luncurkan Website Resmi, Buka Kanal Aspirasi Warga Jabar IX
Progam bantuan DBHCHT Yakni, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro yang melakukan pembangunan jaringan irigasi tersier dengan alokasi anggaran Rp150 juta, gudang tembakau dengan alokasi anggaran Rp375 juta dan fasilitas pengeringan tembakau dengan alokasi anggaran sebesar Rp135 juga.
"Kami menilai, seluruh program kegiatan DBHCHT Tahun 2025 di Kabupaten Blitar berjalan lancar, baik, dan memberikan manfaat bagi kelompok tani tembakau," jelas Kadis DKPP.

Sisi lain menurut Nurhayati, tim khusus yang diterjunkan Pemprov Jatim tidak hanya melakukan penilaian secara fisik, namun juga kesiapan kelompok tani dalam mengelola bantuan.
Selain itu, tim juga menilai administrasi hingga pelaporan keuangan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Pemprov Jatim ingin memastikan bahwa program kegiatan yang dibiayai melalui DBHCHT, manfaatnya bisa benar-benar dirasakan oleh petani di Kabupaten Blitar.
"Semua proyek dikerjakan dengan sistem swakelola, artinya melibatkan masyarakat secara langsung yang didampingi teknis Pemprov Jatim. Jadi, tidak hanya memberikan bantuan berupa dana, tetapi juga pendampingan, supaya kelompok tani bisa mandiri dan bisa mengelola program secara berkelanjutan," ujar dia.
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar Setiyana menyebut Kecamatan Selopuro menjadi salah satu daerah di Kabupaten Blitar yang dipilih menjalankan program DBHCHT Tahun 2025. Alasannya, karena Kecamatan Selopuro merupakan sentra utama tembakau dan pada tahun ini ada tiga kegiatan strategis yang dilaksanakan.
"Jaringan irigasi pertanian cukup bagus,sudah selesai dan dimanfaatkan, dan lainnya masih berproses dan segera rampung,"pungkasnya. (adv/za/mp)
















