- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- PRSI dan Pemprov Jabar Bahas TechnoFest 2026 serta Pengembangan Ekosistem Robotika dan AI
- Kepercayaan Publik Melejit, Lazismu Depok Raup Rp1,43 Miliar Dana ZIS Selama Ramadhan
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Perkuat Kinerja, Polres Barito Utara Lakukan Sertijab Dua Satuan Penting
- Dari Jakarta, H. Ateng Sutisna Kobarkan Semangat Ciayumajakuning untuk Bangun Daerah
- Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci
- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
Parkiran Sepeda Motor Tangcity Dikeluhkan Pengendara

Keterangan Gambar : Lokasi area parkir Tangcity Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pengendara sepeda motor yang akan berkunjung ke Tangcity atau Ruko-Ruko yang ada disekitarnya, mengeluh dengan tempat parkir sepeda motor yang sempit dan tidak ada petugas parkir.
Johan Pimred megapolitanpos com saat berkunjung ke Tangcity menggunakan sepeda motor mengatakan saat ia masuk ke parkiran sepeda motor sempat bingung ketika akan memarkirkan kendaraannya, selain tempat parkir yang sempit, juga petunjuk rambu ke lokasi parkir membingungkan.
"Lahan parkirnya semakin menyempit, karena sebagian lahannya digunakan untuk arena permainan," ujarnya. Rabu, (9/8/2023).
Baca Lainnya :
- Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
Johan lebih lanjut mengatakan selain tempat parkirnya yang terkesan semrawut juga tidak ada petugas yang ada di lokasi, untuk membantu pengendara yang kebingungan mencari tempat parkir.

"Biaya parkir lumayan mahal tapi kok kesannya pelayanan parkir Tangcity tidak maksimal khususnya untuk sepeda motor," tuturnya.
Johan juga mengatakan, hak pengguna parkir untuk mendapatkan tempat parkir yang nyaman diabaikan, dan pengelola Tangcity lebih mengutamakan membisniskan lahan parkir sebagai arena bermain.
Ia berharap pihak manajemen Tangcity mau memperbaiki layanan parkir yang digunakan sepeda motor, jangan sampai merugikan pengguna parkir sepeda motor.
Ahmad tajudin petugas parkir mengatakan ia hanya berkerja sebagai karyawan parkir, dan ia membenarkan banyak pengendara yang akan parkir kebingungan untuk mencari parkir.
"Lahan parkir ini sebagian digunakan untuk arena bermain, selama 1 bulan pak, sekarang baru berjalan 1 Minggu," tuturnya. ** (Nan)

















