- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Peran petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian kembali menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung di Kabupaten Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara ini menghadirkan pesan kuat dari Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan.
Dalam sambutan yang dibacakan, ditegaskan bahwa penguatan ekosistem pertanian jagung tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan petani di lapangan.
Beberapa langkah yang dinilai krusial antara lain peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta penguatan kelembagaan petani.
Pemerintah juga mendorong petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu mencoba pendekatan baru dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Petani memiliki peran sentral. Kami memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” ujar Hery Jhon Setiawan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan pertanian, sekaligus memperkuat posisi Barito Utara dalam mendukung target swasembada pangan tahun 2026.
(A)


.jpg)

.jpg)











