- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
- PB PRSI Audiensi dengan Kemenpora RI, Siapkan Olimpiade Robotika Indonesia 2026
- M. Rifa\'i: Idhul Kurban Landasi Semangat Kebersamaan dalam Kebhinekaan
Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung yang digelar di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menekankan bahwa ketahanan dan kemandirian pangan merupakan kebutuhan mendasar yang harus diwujudkan bersama.
Jagung dinilai memiliki peran strategis, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Barito Utara juga menyatakan dukungan penuh melalui berbagai langkah konkret, mulai dari penyediaan sarana produksi, peningkatan kualitas sumber daya manusia petani, hingga penguatan akses pasar.
“Keberhasilan ini tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan petani sebagai ujung tombak di lapangan,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang terarah, terukur, dan berkelanjutan guna memperkuat kontribusi daerah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
(A)

















