- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Minta Formula E Pakai Sponsor Swasta, PSI: Jangan Buat Keuangan Jakpro Tak Sehat

Keterangan Gambar : Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta gelaran Formula E memakai pendanaan
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,- Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta gelaran Formula E memakai pendanaan dari sponsor swasta sebagaimana disampaikan oleh Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
“Harus pakai sponsor swasta dan dipersiapkan dengan baik. Kita ingat tahun lalu sponsor sangat mepet, diumumkannya hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan,” kata Ara sapaan akrab Anggara.
Ia meminta pendanaan Formula E dipersiapkan dengan matang lantaran tak ingin Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan Perusahaan Daerah menjadi tidak sehat.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
“Kami tak ingin Jakpro memakai uang perusahaan untuk menutupi kebutuhan pendanaan Formula E karena sama saja membuat keuangan perusahaan daerah tidak sehat,” ujarnya.
Nanti akhirnya Jakpro minta banyak Penyertaan Modal Daerah (PMD) lagi padahal harusnya mereka yang sumbang deviden untuk DKI. Seperti tahun 2022 misalnya, Jakpro ditargetkan menyumbang deviden 14 Miliar tapi capaiannya di bawah itu,” lanjut Wakil Ketua Komisi E ini.
Ara mengingatkan jangan sampai Jakpro terbeban keuangannya karena Formula E dan akhirnya lalai menjalankan penugasan lainnya.
“Hingga tahun 2021, total PMD ke Jakpro dari APBD mencapai 17 Triliun. Artinya “saham” besar rakyat DKI ini harus dikelola dengan baik. Tahun ini, Jakpro punya penugasan lain tahun ini seperti pembangunan LRT dan ITF. Jangan sampai itu berantakan pelaksanaannya karena terbeban di Formula E,” tutup Ara. ** (Jhn)




.jpg)





.jpg)




