- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
Menteri UMKM Maman Abdurrahman Dorong Cerutu Khas Temanggung Tingkatkan Skala Produksi dan Pemasaran

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman Dalam kunjungannya di Pabrik Cerutu Rizona Baru
MEGAPOLITANPOS.COM, Temanggung – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan dukungannya terhadap pengembangan produk lokal, salah satunya cerutu khas Temanggung.
Dalam kunjungannya di Pabrik Cerutu Rizona Baru bersama Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Eddy S. Bramiyanto, Jumat, (24/01), Menteri UMKM menegaskan komitmennya untuk membantu pengusaha UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
“Kami hadir untuk melihat langsung proses produksi cerutu Kenner, yang merupakan bagian dari pelestarian usaha keluarga generasi ketiga. Ini adalah bentuk apresiasi atas keberlanjutan usaha lokal yang memiliki potensi besar,” ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan

Menurutnya, cerutu Kenner buatan Pakrik Cerutu Rizona baru, memiliki cita rasa khas yang tidak kalah dengan produk cerutu impor. Namun, tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan pemasaran produk tersebut agar lebih dikenal masyarakat luas.
Untuk itu, Menteri UMKM telah menugaskan Deputi Usaha Kecil untuk memberikan dukungan konkret, khususnya dalam strategi pemasaran dan kolaborasi dengan e-commerce.
“Kementerian UMKM memiliki program yang mendukung pengusaha kecil dan menengah, termasuk untuk meningkatkan akses pemasaran. Kami mendorong produk lokal agar lebih banyak dijual melalui platform digital. Saat ini, kami sedang membahas kolaborasi dengan e-commerce untuk memastikan produk UMKM mendapatkan porsi yang lebih besar,” ujar Menteri.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menekan biaya produksi sebagai strategi jangka panjang namun kualitas produk tetap terjaga. Menurutnya, skala produksi yang lebih besar dan efisiensi biaya menjadi kunci agar produk UMKM dapat bersaing dengan barang impor yang unggul dalam harga dan kuantitas.
“Kami tidak hanya membatasi masuknya produk asing, tetapi juga mendorong pengusaha UMKM untuk meningkatkan skala produksi dengan biaya serendah mungkin," ujar Menteri Maman.
Pemerintah, dalam hal ini Kementerian UMKM, sedang mempersiapkan strategi bersama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk memperpendek rantai suplai dan memberikan pembiayaan yang mendukung efisiensi produksi.
Dalam kesempatan itu, Menteri UMKM menegaskan bahwa dukungan ini tidak hanya terbatas pada cerutu, tetapi mencakup semua sektor UMKM di Temanggung dan seluruh Indonesia.
“Strategi jangka pendek akan dilakukan untuk membatasi produk asing, namun strategi jangka panjangnya adalah memberdayakan UMKM kita agar mampu memproduksi barang berkualitas dengan biaya yang kompetitif,” ujarnya.
Langkah konkret dari Kementerian UMKM ini diharapkan dapat memperkuat posisi produk lokal seperti cerutu Kenner di pasar domestik dan internasional, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelestarian usaha keluarga dan pertumbuhan ekonomi daerah.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















