- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
Menteri Maman: UMKM Jadi Penopang Penting Industri Otomotif Nasional

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman dalam ajang Indonesia Modification & Lifestyle eXpo (IMX) 2025 di Kabupaten Tangerang, Jumat (10/10).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa sektor otomotif, termasuk industri modifikasi kendaraan, merupakan bagian penting dari ekosistem UMKM nasional yang perannya tak bisa dipandang sebelah mata.
“Saya ingin meluruskan persepsi publik bahwa UMKM bukan hanya pedagang batik, pedagang pasar, atau usaha kecil konvensional. Sektor otomotif dan modifikasi juga termasuk dalam klasifikasi usaha kecil dan menengah,” ujar Menteri UMKM Maman dalam ajang Indonesia Modification & Lifestyle eXpo (IMX) 2025 di Kabupaten Tangerang, Jumat (10/10).
Menurutnya, ribuan pengusaha UMKM telah menjadi tulang punggung rantai pasok industri otomotif nasional. Mereka terlibat dalam berbagai lini produksi, mulai dari pembuatan bodykit, pelek, hingga komponen modifikasi kendaraan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kendaraan yang umum terlihat di jalan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
“Kita jangan hanya melihat mobil mewahnya saja, tetapi juga bagaimana komponen pendukungnya disuplai oleh para pengusaha kecil dan menengah. Mereka inilah yang menopang ekosistem industri otomotif,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Menteri Maman menyampaikan apresiasinya kepada seluruh komunitas otomotif dan para modifikator yang telah berkontribusi membangun industri kreatif berbasis teknologi. Ia meyakini IMX 2025 akan memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan daya saing hingga terciptanya peluang usaha baru bagi para pengusaha otomotif dan pencinta modifikasi.
“Event seperti IMX ini bukan hanya ajang pamer karya, tetapi juga wujud nyata kontribusi UMKM dalam menggerakkan industri otomotif nasional. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih luas,” ujarnya.
Pemerintah, kata Maman, berkomitmen memberikan dukungan konkret bagi pengusaha otomotif dan modifikasi. Bentuk dukungan itu mencakup perluasan akses pembiayaan, pengembangan pasar ekspor, serta pelatihan manajemen dan keuangan agar pengusaha UMKM semakin siap bersaing.
“Kami siap berkolaborasi agar produk-produk seperti pelek, bodykit, dan komponen otomotif lainnya bisa menembus pasar internasional. Pemerintah akan membantu dari sisi pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha,” ujarnya.
Menteri Maman juga menekankan pentingnya perluasan pandangan terhadap UMKM. Melalui program Rise to IPO, pengusaha menengah kini memiliki peluang untuk melantai di bursa saham. Hal ini menjadi bukti bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang strategis.
“Banyak yang mengira UMKM tidak bisa masuk ke pasar modal. Padahal, usaha menengah memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi lokomotif penggerak ekonomi nasional,” kata Menteri Maman.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)












