- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
- KDMP Desa Gununggede Perkokoh Perekonomian Desa Mandiri dan Sejahtera
- Genjot Produksi Pangan, 69 Alsintan Turun ke Petani Majalengka
- Dari Asbes Jebol ke Jeruji : Aksi Curat Bengkel Rp 26 Juta Dibongkar Polisi
- Jejak Digital Menjerat! Motor Raib Pagi Hari, Pelaku Diciduk Malamnya di Majalengka
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik

Keterangan Gambar : Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Koizumi Shinjiro menggelar pertemuan diplomatik strategis di Jakarta pada Minggu malam, 3 Mei 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan Koizumi Shinjiro menggelar pertemuan diplomatik strategis di Jakarta pada Minggu malam, 3 Mei 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama militer dan keamanan bilateral antara Indonesia dan Jepang.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana jamuan makan malam resmi tersebut menandai babak baru hubungan pertahanan kedua negara, di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.
Dalam keterangannya, Sjafrie menegaskan bahwa Jepang merupakan mitra strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan. Ia menilai hubungan bilateral yang terjalin kini telah berkembang dari sekadar hubungan historis menjadi kemitraan strategis yang kokoh.
Baca Lainnya :
“Indonesia memandang Jepang sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan, yang dilandasi oleh prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Koizumi Shinjiro menekankan pentingnya kolaborasi erat antara kedua negara dalam merespons tantangan keamanan global. Ia juga menyoroti bahwa kerja sama regional menjadi kunci dalam menghadapi perubahan dinamika geopolitik yang cepat.
Selain fokus pada isu pertahanan, pertemuan ini turut menghadirkan sentuhan diplomasi budaya. Penyambutan delegasi Jepang dengan tradisi seni Bali mencerminkan pendekatan Indonesia yang mengedepankan dialog inklusif dan nilai-nilai budaya dalam hubungan internasional.
Berdasarkan rilis resmi Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja resmi Menteri Pertahanan Jepang di Indonesia. Pertemuan lanjutan dijadwalkan untuk membahas kerja sama teknis yang lebih mendalam dan konkret.
Komitmen yang ditunjukkan kedua negara mencerminkan upaya bersama dalam menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan damai, sekaligus memperkuat fondasi keamanan regional di tengah persaingan global.(AS).
















