- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Melalui DBHCHT, Yankes Kabupaten Blitar Semakin Dirasakan Masyarakat

Keterangan Gambar : Poto : Istimewa
MEGAPOLITANPOS. COM, Blitar - Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBHCHT ), dimana pada tahun anggaran 2025 ini pajak pengembalian hasil tembakau mencapai 32,6 milyar rupiah, dan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar untuk melalui Dinas Kesehatan memaksimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Demikian seperti dikemukakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Christin Indrawati, M.kes.
Disampaikan jumlah besaran penerimaan DBHCHT fokus sentra pelayanan kesehatan tahun 2025 sebesar Rp1,6 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi sejumlah fasilitas kesehatan tingkat dasar.
Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Muhdianto, S.Sos., M.MKes, mengatakan pembangunan tersebut meliputi satu unit Pustu baru di Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat

Serta tiga kegiatan renovasi di Pustu Kaulon Kecamatan Sutojayan, Pustu Midodaren Kecamatan Kademangan, dan Puskesmas Suruhwadang.Semua faskes sudah rampung dikerjakan.
“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai hingga 90 persen. Kami targetkan seluruh pekerjaan bisa rampung pada pertengahan Desember 2025,”Ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil maupun perkotaan mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan merata.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Dinas Kesehatan tidak memperoleh alokasi DBHCHT untuk kegiatan pembangunan atau rehabilitasi fasilitas kesehatan.
“Tahun depan nihil, belum ada anggaran dari DBHCHT. Kami berharap ada tambahan dukungan dari pemerintah daerah, mengingat masih ada beberapa Pustu yang kondisinya belum layak dan membutuhkan perbaikan,”pungkasnya. (za/mp)

















