- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Maryono: Mitigasi Risiko Sejak Dini adalah Langkah Nyata Implementasi Good Governance

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui penguatan kapasitas pengelolaan risiko pada perencanaan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Risiko Program APBD Tahun 2025, yang diikuti oleh para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bidang, Kasubag Perencanaan, serta perwakilan kecamatan se-Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Maryono, menegaskan bahwa pengelolaan risiko yang efektif merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance).
Baca Lainnya :
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
“Salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau praktik korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan adalah dengan memperkuat pengelolaan risiko secara terstruktur dan sistematis,” ujarnya.
Ia menambahkan, identifikasi, analisis, serta mitigasi risiko secara dini akan mempermudah proses pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan, dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi.
“Dokumen hasil pengelolaan risiko ini bukan hanya sebagai alat evaluasi, melainkan juga sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, hingga peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan,” lanjut Maryono.
Diakhir sambutannya, Maryono, mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam memastikan anggaran daerah dikelola secara optimal.
“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap rupiah yang digunakan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Pengelolaan risiko yang baik akan menjadi fondasi utama agar setiap program berjalan tepat sasaran, sesuai rencana, dan berdampak positif bagi kesejahteraan warga Kota Tangerang,” pungkasnya. ** (Jhn)

















