- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
Sempat Kisruh Penutupan Akses Jalan, Semua Pihak Sepakat Akhiri Perselisihan

Keterangan Gambar : Rapat Dengar Pendapat (RDP) jilid kedua yang mempertemukan Forum Suara Rakyat, PT Grand Nirwana Indah, dan Komisi I DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Konflik yang memicu terisolasinya ratusan warga di Kecamatan Neglasari akibat penutupan akses jalan akhirnya mencapai titik temu.
Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) jilid kedua yang mempertemukan Forum Suara Rakyat, PT Grand Nirwana Indah, dan Komisi I DPRD Kota Tangerang, seluruh pihak sepakat mengakhiri perselisihan.
Baca Lainnya :
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan.
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Getol Kritisi Oknum Nakes yang Terlantarkan Pasien BPJS
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
Perusahaan pengembang menyatakan komitmennya untuk segera membuka akses jalan pengganti bagi warga terdampak.
Sebelumnya, sebanyak 75 kepala keluarga sekitar 300 jiwa beserta kendaraan mereka terputus akses sejak 27 November.
Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Rusdi Alam, mengatakan bahwa pada RDP yang digelar Jumat (2/12/2025), perusahaan berjanji membuka jalan baru pada hari itu juga.
“Jalan lama, Gang Haji Dulloh, tetap ditutup. Namun akses pengganti dibuka di sisi selatan, sekitar 25 meter ke kanan, tepat di samping Bidan Yani menuju Kampung Belakang,” ujar Rusdi.
Ia memastikan lebar jalan baru akan disesuaikan dengan akses lama, dengan standar minimal 3 hingga 3,5 meter guna memungkinkan kendaraan roda empat melintas.
Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, H. Junadi, menambahkan bahwa komitmen perusahaan tidak sebatas membuka jalan sementara.
Mereka juga berjanji membangun akses tersebut secara permanen.
“Target paling lambat satu minggu, jalan sudah dipasang paving block dan siap digunakan masyarakat,” ucap Junadi.
Komisi I, lanjutnya, akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Anggota dewan daerah pemilihan setempat, Very Montana, ditugaskan memantau progres pembangunan setiap hari.
Menurut Junadi, pengawasan ini penting untuk memastikan janji perusahaan benar-benar terealisasi, termasuk proses penyerahan aset jalan baru kepada Pemerintah Kota Tangerang.
“Dengan begitu, perbaikan infrastruktur selanjutnya akan menjadi tanggung jawab Pemkot,” kata Junadi.
Ketua Forum Suara Rakyat, Bambang, mengapresiasi langkah DPRD khususnya Komisi I yang dinilai konsisten berada di pihak masyarakat.
“PT Grand Nirwana Indah juga menyampaikan bahwa dalam pengembangan kawasan perumahan ke depan akan ada pelibatan masyarakat setempat,” ujar Bambang.Jhn

.jpg)

.jpg)





.jpg)






