- Tradisi Bersih Desa Sumberagung Wujudkan Integral Kebhinekaan Nusantara
- Hari Terakhir Jakarta Fair 2026, Diskon hingga 80 Persen dan Pesta Kembang Api Siap Memukau
- Perkuat Ukhuwah, Subling ke-45 di Masjid Al-Mustaqim Dihadiri Ratusan Jamaah
- Pengurus Ranting Muslimat NU Desa Tumpang Kecamatan Talun Menggelar Pengajian dan Santunan Yatim Piatu
- Angkat Destinasi Wisata, Tan Ngi Hing Perjuangkan Akses Jembatan Garuda
- Mempererat Hubungan Kekeluargaan, PDI Perjuangan Buka Dapur Umum
- PTPN I Percepat Transformasi Digital dan Tata Kelola, Abdul Rivai Ras: Perkebunan Harus Berdaya Saing Global
- SDN Mirat III Ambruk, Mendadak Dapat Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Menkop Ziarah ke Makam Bung Hatta dalam Rangkaian Menuju Puncak Harkopnas ke-79
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
Sempat Kisruh Penutupan Akses Jalan, Semua Pihak Sepakat Akhiri Perselisihan

Keterangan Gambar : Rapat Dengar Pendapat (RDP) jilid kedua yang mempertemukan Forum Suara Rakyat, PT Grand Nirwana Indah, dan Komisi I DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Konflik yang memicu terisolasinya ratusan warga di Kecamatan Neglasari akibat penutupan akses jalan akhirnya mencapai titik temu.
Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) jilid kedua yang mempertemukan Forum Suara Rakyat, PT Grand Nirwana Indah, dan Komisi I DPRD Kota Tangerang, seluruh pihak sepakat mengakhiri perselisihan.
Baca Lainnya :
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Jelang Idul Adha 1447 H, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban
Perusahaan pengembang menyatakan komitmennya untuk segera membuka akses jalan pengganti bagi warga terdampak.
Sebelumnya, sebanyak 75 kepala keluarga sekitar 300 jiwa beserta kendaraan mereka terputus akses sejak 27 November.
Ketua DPRD Kota Tangerang, H. Rusdi Alam, mengatakan bahwa pada RDP yang digelar Jumat (2/12/2025), perusahaan berjanji membuka jalan baru pada hari itu juga.
“Jalan lama, Gang Haji Dulloh, tetap ditutup. Namun akses pengganti dibuka di sisi selatan, sekitar 25 meter ke kanan, tepat di samping Bidan Yani menuju Kampung Belakang,” ujar Rusdi.
Ia memastikan lebar jalan baru akan disesuaikan dengan akses lama, dengan standar minimal 3 hingga 3,5 meter guna memungkinkan kendaraan roda empat melintas.
Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, H. Junadi, menambahkan bahwa komitmen perusahaan tidak sebatas membuka jalan sementara.
Mereka juga berjanji membangun akses tersebut secara permanen.
“Target paling lambat satu minggu, jalan sudah dipasang paving block dan siap digunakan masyarakat,” ucap Junadi.
Komisi I, lanjutnya, akan menjalankan fungsi pengawasan secara ketat. Anggota dewan daerah pemilihan setempat, Very Montana, ditugaskan memantau progres pembangunan setiap hari.
Menurut Junadi, pengawasan ini penting untuk memastikan janji perusahaan benar-benar terealisasi, termasuk proses penyerahan aset jalan baru kepada Pemerintah Kota Tangerang.
“Dengan begitu, perbaikan infrastruktur selanjutnya akan menjadi tanggung jawab Pemkot,” kata Junadi.
Ketua Forum Suara Rakyat, Bambang, mengapresiasi langkah DPRD khususnya Komisi I yang dinilai konsisten berada di pihak masyarakat.
“PT Grand Nirwana Indah juga menyampaikan bahwa dalam pengembangan kawasan perumahan ke depan akan ada pelibatan masyarakat setempat,” ujar Bambang.Jhn
















