Legislator PKS Anis Byarwati: Situasi Global Berpengaruh Pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional

By Achmad Sholeh(Alek) 11 Mei 2024, 14:56:05 WIB Nasional
Legislator PKS Anis Byarwati: Situasi Global Berpengaruh Pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Keterangan Gambar : Legislator PKS Anis Byarwati


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2024 berada pada level 5,11 persen secara tahunan (_yoy_). Ketua DPP PKS Anis Byarwati menyebut masih ada tantangan atas kondisi ekonomi Indonesia kedepan. Menurut Anis situasinya akan sangat tergantung cara kita merespon situasi global saat ini, sehingga ekonomi domestik mereka bisa tumbuh dengan baik. 


"Untuk kawasan ASEAN telatif lebih stabil dan terkendali, bahkan kawasan ASEAN bisa kita katakan sebagai kawasan paling prospektif dibanding kawasan lain di dunia. Saya memperkirakan beberapa negara Asean bisa mencapai pertumbuhan 5-6%. Jadi Indonesia menjadi bagian dari stabilitas dan promosing pertumbuhan ekonomi ASEAN tahun 2024 ini, walaupun bukan yang tetinggi," katanya di Jakarta, Sabtu, (10/5/24).

Baca Lainnya :


Anggota DPR RI Komisi XI mengingatkan kondisi ekonomi dan keuangan global sangat memengaruhi ekonomi nasional. "Pasca Covid-19, perekonomian global dihadapkan masalah situasi geopolitik yang eskalatif dibanyak kawasan secara berbarengan, ditambah pelemahan ekonomi China serta kebijakan suku bunga tinggi dari The FED," ungkapnya 


Menurut Legislator PKS ini Indonesian sudah merasakan triple horor yang menghantui perekonomian kita saat ini baik itu tingkat inflasi, suku bunga tinggi, dan stagnasi pertumbuhan ekonomi, ditambah melemahnya nilai tukar. "Jika hal ini tidak bisa kita Jika hal ini tidak bisa kita antisapasi, maka dampaknya akan terasa pada sektor riil, daya beli masyarakat dan ujungnya pada pertumbuhan ekonomi yang melambat," ujarnya.


Anis mengungkapan yang semestinya dilakukan kuncinya ialah transisi kekuasaan bisa berjalan baik, Pemerintahan sebelumnya bisa mendelegasikan pekerjaanya kepada Pemerintahan baru nantinya. Pemerintahan kedepan bisa menempatkan figur-figur terbaik dibidangnya, tidak hanya sekedar mengakomodasi kepentingan politik yang akhirnya membebani dan melemahkan Pemerintah sendiri.


 "Saya melihat ada dua hal yang harus dibenahi Pemerintah baru, memperkuat kebijakan industri agar memiliki kontribusi yang signifikan terhadap PDB. Kedua, membenahi organisasi dan sistim perpajakan yang menjadi penopang penerimaan negara," tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu Baru, Ini Rekam Jejaknya

    🕔17:32:05, 14 Sep 2026
  • Prabowo Resmi Tutup Muktamar ke-35 NU, Gus Kikin Resmi Pimpin PBNU 2026-2031

    🕔14:53:16, 31 Agu 2026
  • DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026

    🕔15:51:15, 28 Agu 2026
  • BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026

    🕔19:42:00, 27 Agu 2026
  • EDRR Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Bidik Jadi Pusat Teknologi Kebencanaan Dunia

    🕔16:05:58, 12 Agu 2026