KKN Unma Bongkar Jalan Baru UMKM Mekarjaya Merebut Pasar Digital

By Sigit 04 Sep 2026, 11:59:00 WIB Jawa Barat
KKN Unma Bongkar Jalan Baru UMKM Mekarjaya Merebut Pasar Digital

Keterangan Gambar : Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Majalengka turun langsung ke Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati.


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Persaingan bisnis kian bergeser ke ruang digital. Produk berkualitas saja tidak lagi cukup jika pelaku usaha tidak mampu membangun identitas produk sekaligus menjangkau konsumen melalui teknologi.

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Majalengka turun langsung ke Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Mereka menggelar Pelatihan Pemberdayaan UMKM melalui Branding dan Pembuatan Akun E-Commerce untuk membekali pelaku usaha menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.

Program tersebut tidak sekadar memberikan teori. Pelaku UMKM diajak memahami bagaimana sebuah produk dibangun agar memiliki identitas yang kuat, mudah dikenali, sekaligus memiliki daya tarik di mata konsumen.

Baca Lainnya :

Pelatihan menghadirkan Wulan Riyadi, S.E., M.Ak., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus narasumber bidang ekonomi. Materi yang diberikan mencakup identitas produk, branding, strategi pemasaran hingga pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar.

"Branding" dalam pelatihan tersebut tidak hanya dipahami sebatas nama atau logo. Peserta diperkenalkan pada berbagai unsur yang membentuk karakter sebuah produk, mulai dari desain kemasan, warna, slogan hingga cara menyampaikan keunggulan produk kepada konsumen.

Langkah itu dinilai penting karena produk UMKM harus mampu tampil lebih menarik, profesional dan mudah dikenali ketika berhadapan dengan persaingan yang semakin terbuka.

Tak berhenti pada persoalan merek, mahasiswa KKN bersama narasumber juga membuka pemahaman pelaku UMKM terhadap pemasaran melalui e-commerce.

Peserta dikenalkan dengan berbagai hal yang harus diperhatikan ketika membawa produk ke toko online, mulai dari foto produk, judul yang informatif, deskripsi yang jelas, penentuan harga hingga informasi kontak dan layanan bagi calon konsumen.

Yang membuat pelatihan ini lebih konkret, peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka langsung mempraktikkan pembuatan akun e-commerce dengan pendampingan mahasiswa KKN.

Tahapan tersebut dimulai dari pendaftaran akun, pengaturan profil toko, pengisian informasi usaha hingga mengunggah produk. Peserta juga mendapat pendampingan ketika menghadapi kendala teknis saat menggunakan perangkat maupun platform digital.

Peserta kemudian diarahkan mengelola katalog digital dengan memasukkan nama produk, foto, harga, variasi, ukuran atau berat serta deskripsi produk. Dengan praktik tersebut, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga menghasilkan media pemasaran digital yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan usaha.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan praktik langsung. Para pelaku UMKM juga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait pemasaran, pengenalan produk, penggunaan teknologi digital dan perluasan pasar.

Wulan Riyadi memberikan arahan dan motivasi agar pelaku UMKM tidak ragu memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Mahasiswa KKN pun ikut mendampingi peserta selama proses pembuatan dan pengelolaan akun e-commerce.

Dari pelatihan tersebut, sejumlah hasil langsung berhasil diwujudkan. Di antaranya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai branding serta pemasaran digital, konsep identitas produk, akun e-commerce peserta dan katalog produk secara digital.

Pelaku UMKM juga memperoleh kemampuan dasar untuk mengunggah produk, membuat deskripsi, mencantumkan harga, mengelola informasi toko dan memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran.

Langkah KKN Universitas Majalengka ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan mendorong pelaku UMKM Desa Mekarjaya agar lebih adaptif menghadapi perubahan perilaku konsumen.

Dengan bekal branding, katalog digital dan akun e-commerce, UMKM Desa Mekarjaya diharapkan tidak lagi hanya mengandalkan pasar di sekitar lingkungan mereka. Produk lokal didorong untuk memiliki identitas yang lebih kuat sekaligus membuka peluang menjangkau konsumen dari wilayah yang lebih luas.

Pada akhirnya, digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren. Bagi UMKM, kemampuan membangun merek dan memanfaatkan teknologi pemasaran menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan. ** (Agit)




  • KKN Unma Bongkar Jalan Baru UMKM Mekarjaya Merebut Pasar Digital

    🕔11:59:00, 04 Sep 2026
  • KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan

    🕔12:21:12, 04 Sep 2026
  • Kepala Desa Akhsan Disorot, Tiga Ekskavator Gali Tanah Cibogo

    🕔12:49:31, 03 Sep 2026
  • DKP3 Majalengka Uji Solar Dryer Dome, Petani Tembakau Tak Lagi Takut Hujan

    🕔15:50:40, 03 Sep 2026
  • Kabid PUTR Majalengka Tegas : K3 Proyek Jembatan Harus Konsisten

    🕔17:28:47, 02 Sep 2026