Kisruh Revitalisasi, Pedagang Terbelah Menjadi dua Kubu

By Sigit 05 Okt 2023, 13:45:40 WIB Tangerang Kabupaten
Kisruh Revitalisasi, Pedagang Terbelah Menjadi dua Kubu

Keterangan Gambar : Kondisi ratusan kios yang diperuntukan bagi pedagang komuditi non makanan masih terlihat kosong.


MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang, Pasar Kemis,- Kendati lokasi penampungan pasar sementara yang diperuntukan bagi para pedagang terbilang bersih, representatif, dan nyaman namun kurang mendapat respon positif dari pedagang pasar kota bumi yang memilih bertahan ditempat yang lama.

Berdasarkan pantauan dilokasi pada kamis (5/10/2023), ratusan kios yang diperuntukan bagi pedagang komuditi non makanan masih terlihat kosong.

Berbeda dengan kios dan los komoditi makanan yang beberapa diantaranya terlihat sudah hampir terisi penuh oleh para pedagang yang memilih pindah dan mendukung revitalisasi pasar.

Baca Lainnya :

Namun begitu, aktifitas penjualan lokasi penampungan bagi para pedagang pasar yang mendukung revitalisasi terbilang sepi  jika dibandingkan dengan aktifitas pasar yang secara aturan sudah harus dikosongkan sejak beberapa bulan lalu.

Hal itu dibenarkan Misbah salahseorang pedagang sayuran di penampungan pasar sementara Kuta Bumi yang berharap aktifitas berjualan kembali seperti semula.

"Omset turun sampe 70 persen lebih, kami  disini karena kita mengikuti aturan tapi kok malah jadi kayak gini," ungkap Misbah.

Misbah menuturkan, jika dirinya merasa dirugikan dengan kondisi tersebut, pasalnya selama kurang lebih sebulan ini sebagian besar sayuran yang dijualnya terpaksa dibuang lantaran layu dan busuk.

"Kita juga bingung dah kalau gini terus mah," kata Misbah.

Ia menilai, kondisi sepinya pasar penampungan yang saat ini menjadi keresahan dirinya dan pedagang lainnya lantaran kurangnya sosialisasi dan ketegasan dari perumda niaga Kertaraharja.

"Atuh inimah kayak kita dibohongin sama PD pasar, katanya pasar yang lama mau dibongkar dan ditutup nyatanya sampe sekarang masih kaya biasa," ungkap Misbah yang mengaku sudah lebih dari 10 tahun berjualan di pasar Kotabumi yang rencananya akan direvitalisasi.

Disisi lain, dirinya mengaku tidak dapat kembali membuka lapaknya ditempat yang lama lantaran khawatir akan intimidasi dari para pedagang yang memilih bertahan di pasar yang hendak direvitalisasi.

"Gimana mau balik lagi, yaudah ngga bisa lah, pedagang disana udah pasti marah sama kita yang memilih nurut anjuran pemerintah untuk pindah ke penampungan," ungkapnya.

Hal senada diungkapkan ketua Paguyuban Para Pedagang Pasar Kuta Bumi (P4KB) Rudy Hartono yang mengaku menjadi korban atas ketidakmampuan dan ketegasan pemerintah dalam menjalankan apa yang sudah ditetapkan.

“Kami berharap ada ketegasan dari Pemkab untuk segera memindahkan para pedagang yang masih beraktivitas untuk bersama kami yang sudah pindah,”ucap Rudy 

Terpisah, Prihanto salahseorang pedagang yang memilih bertahan dipasar memilih menolak pindah lantaran saat ini dirinya dan ratusan pedagang lainnya tengah menempuh upaya  hukum atas rencana revitalisasi pasar tersebut.

"Kami minta perpanjangan izin pemakaian ruang dagang karena kondisi bangunan masih sangat layak," tegasnya.

Menurut Prihanto rencana Revitalisasi Pasar Kuta Bumi harus dibatalkan lantaran ia menilai rencana tersebut merupakan Pemaksaan kehendak Sabotase untuk keuntungan diri pribadi dan kelompok dengan cara-cara Rekayasa data-data dan cara-cara premanisme sehingga terjadi Tragedi berdarah, perusakan, penjarahan. ** (Jhn)




  • STORY OPERASI SENYAP - OFFICIAL SUPREME FINAL): KEBANGKITAN SANG PREDATOR DIGITAL BER-BNSP, DARI TARUHAN NYAWA MENANTANG HANTU DI SUNGAI REREKET HINGGA TAKTHA LEVEL 10 GOOGLE MAPS

    🕔22:47:08, 07 Jun 2026
  • Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda

    🕔01:02:46, 06 Jun 2026
  • Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Kantah Kab Tangerang Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan

    🕔21:14:53, 03 Jun 2026
  • Kasdim 0510/Trs Dorong Penguatan Posbakum Untuk Ketahanan Bangsa

    🕔21:33:20, 03 Jun 2026
  • Koramil 02/Curug Tingkatkan Kewaspadaan Melalui Patroli Keamanan, Jaga Stabilitas Wilayah

    🕔21:37:39, 03 Jun 2026