- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi.
- Hadiri Sosialisasi pembangunan Jembatan Lemo, Ketua DPRD Harapakan Dukungan Semua Pihak
- Polda Metro Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
- Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.
- Kepala BNPB Letjen Kristomei Tinjau Karhutla Jawa Timur dan Imbau Masyarakat Hentikan Pembakaran
- Siskamling Malam Sabtu, Babinsa Dan Komduk Jaga Kamtibmas.
Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar

Keterangan Gambar : Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I.,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I., menyimpan harapan besar di balik program revitalisasi sekolah yang mendapat kucuran dana Rp 1,058 miliar dari APBN 2026.
Menurut Udi, revitalisasi bukan hanya soal memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi 92 siswa.
Selama proses pembangunan berlangsung, para siswa kelas 1 hingga kelas 6 untuk sementara harus mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga dan musala.
Baca Lainnya :
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar
- 33,89 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Tapi di Majalengka Hanya Simbolis
Meski kondisi tersebut tidak ideal, Udi memastikan proses pembelajaran tetap berjalan.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kami alihkan ke rumah warga dan musala. Alhamdulillah, kegiatan belajar tetap berjalan dan cukup efektif," ujar Udi. Selasa, (08/09/2026)
Udi berharap seluruh proses revitalisasi dapat berjalan lancar hingga selesai. Ia ingin para siswa nantinya bisa kembali belajar di gedung sekolah dengan kondisi yang jauh lebih baik.
"Harapan kami, setelah revitalisasi selesai, fasilitas sekolah menjadi lebih baik sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," katanya.
Bagi Udi, kenyamanan ruang belajar memiliki peran penting dalam menunjang proses pendidikan. Karena itu, ia berharap hasil revitalisasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah, guru, maupun peserta didik.
Berdasarkan papan informasi di lokasi, Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SD Negeri Sangkanhurip II bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Program dilaksanakan oleh P2SP dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, dengan nilai bantuan Rp 1.058.044.500.
Kini, 92 siswa masih harus bersabar menempati ruang belajar sementara. Udi berharap penantian tersebut berakhir dengan hadirnya sekolah yang lebih representatif sebuah ruang pendidikan yang membuat siswa semakin nyaman belajar dan guru semakin optimal mengajar. ** (Agit)
















