- Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh
- Peduli Karhutla, DWP Barito Utara Salurkan Bantuan untuk Dukung Petugas di Lapangan
- Mengerikan! Ada Ancaman Bunuh! Diungkap Mintarsih dan Peran Brigjen Pol Chandra di Balik Hilangnya Saham
- Fraksi Karya Indonesia Raya Tekankan Transparansi dan Manfaat APBD Perubahan 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Infrastruktur Strategis, Tekankan Pengawasan Pembangunan
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Hadapi Puncak Karhutla 2026
- Debu Vulkanik Mengintai, Bupati Eman Langsung Siagakan Majalengka
- Ditlantas Polda Metro Jaya Bagikan 20.000 Lembar Masker ke Ojol, Waspada Sebaran Abu Vulkanik
- Diduga Kawatir Didemo Pengurus KONI, Wali Kota Blitar Menyelinap Kabur
Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar

Keterangan Gambar : Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I.,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I., menyimpan harapan besar di balik program revitalisasi sekolah yang mendapat kucuran dana Rp 1,058 miliar dari APBN 2026.
Menurut Udi, revitalisasi bukan hanya soal memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi 92 siswa.
Selama proses pembangunan berlangsung, para siswa kelas 1 hingga kelas 6 untuk sementara harus mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga dan musala.
Baca Lainnya :
- Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar
- Debu Vulkanik Mengintai, Bupati Eman Langsung Siagakan Majalengka
- Bupati Eman Pastikan Jalan Payung-Sadarehe Capai 80 Persen
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
Meski kondisi tersebut tidak ideal, Udi memastikan proses pembelajaran tetap berjalan.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kami alihkan ke rumah warga dan musala. Alhamdulillah, kegiatan belajar tetap berjalan dan cukup efektif," ujar Udi. Selasa, (08/09/2026)
Udi berharap seluruh proses revitalisasi dapat berjalan lancar hingga selesai. Ia ingin para siswa nantinya bisa kembali belajar di gedung sekolah dengan kondisi yang jauh lebih baik.
"Harapan kami, setelah revitalisasi selesai, fasilitas sekolah menjadi lebih baik sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," katanya.
Bagi Udi, kenyamanan ruang belajar memiliki peran penting dalam menunjang proses pendidikan. Karena itu, ia berharap hasil revitalisasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah, guru, maupun peserta didik.
Berdasarkan papan informasi di lokasi, Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SD Negeri Sangkanhurip II bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Program dilaksanakan oleh P2SP dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, dengan nilai bantuan Rp 1.058.044.500.
Kini, 92 siswa masih harus bersabar menempati ruang belajar sementara. Udi berharap penantian tersebut berakhir dengan hadirnya sekolah yang lebih representatif sebuah ruang pendidikan yang membuat siswa semakin nyaman belajar dan guru semakin optimal mengajar. ** (Agit)















