- PKB Harapkan Pembahasan Ranperda Berjalan Konstruktif demi Tata Kelola Keuangan yang Lebih Baik
- Fraksi PKB Dorong Optimalisasi PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
- Fraksi PKB Pertanyakan Penyebab Tingginya SiLPA APBD 2025
- Apresiasi Kinerja Pemkab, Fraksi Aspirasi Rakyat Sampaikan Sejumlah Catatan Strategis
- Soroti SiLPA dan Belanja Daerah, Fraksi Aspirasi Rakyat Minta Evaluasi Menyeluruh
- Fraksi Aspirasi Rakyat Apresiasi WTP, Ingatkan Pentingnya Efektivitas APBD
- Bupati Barito Utara Apresiasi Masukan DPRD dalam Pembahasan APBD 2025 dan PPAS 2027
- Bupati Barito Utara Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Harapkan Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat
- KUA-PPAS 2027 Resmi Diserahkan, DPRD Majalengka Siapkan Pembahasan APBD Rp 3,2 Triliun
- Tak Sekadar Bikin Konten, Peserta Pelatihan Disnaker Depok Dibimbing hingga Disalurkan ke Perusahaan
Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Produk Halal untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Keterangan Gambar : Talkshow UMKM Insight Seri Pertama
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmen dalam memperkuat ekosistem produk halal untuk meningkatkan daya saing pengusaha UMKM di pasar domestik maupun global, salah satunya melalui percepatan sertifikasi halal yang terintegrasi dengan penguatan ekosistem usaha.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman mengatakan sertifikasi halal tidak hanya pemenuhan ketentuan keagamaan, tetapi juga menjadi standar mutu yang meningkatkan kepercayaan konsumen serta nilai tambah produk Indonesia.
"Kami melihat potensi industri halal sangat luas, bahkan mencakup sektor wellness hingga industri kreatif," ujar Bagus dalam Talkshow UMKM Insight Seri Pertama di Jakarta, Rabu (17/6).
Baca Lainnya :
- DPR RI Apresiasi Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Kementerian UMKM
- Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM
- Kementerian UMKM dan Driver Ojol Satukan Semangat Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas Pengusaha Mikro Lewat Pelatihan Digital Juragan UMKM
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Produk Halal untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Menurut Bagus, potensi industri halal global sangat besar dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp21 ribu triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp6,9 ribu triliun merupakan transaksi yang terjadi di Indonesia.
Ia menjelaskan pengembangan industri halal sejalan dengan salah satu fokus Kementerian UMKM yang sedang membangun holding ekosistem kemitraan berbasis klaster, seperti kuliner, fesyen, dan kriya. Ketiga subsektor tersebut memberikan kontribusi sekitar 75 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri kreatif.
Selain itu, Kementerian UMKM juga mengembangkan aplikasi Sapa UMKM yang dirancang untuk menghubungkan pengusaha UMKM dengan ekosistem digital. Melalui platform tersebut, pengusaha UMKM dapat memperoleh akses terhadap program onboarding ke e-commerce, perluasan pasar, serta berbagai layanan pendampingan usaha.
Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menyampaikan berdasarkan laporan Menteri Keuangan, kontribusi industri halal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan I 2026 telah mencapai 27 persen atau sekitar Rp4.900 triliun.
"Kontribusi sebesar ini baru dihasilkan oleh enam persen pengusaha yang telah memiliki sertifikat halal. Bayangkan apabila jumlah pengusaha UMKM yang memiliki sertifikat halal terus bertambah, maka pertumbuhan ekonomi nasional akan meningkat jauh lebih besar," kata Haikal.
Haikal menjelaskan, fokus BPJPH dalam dua tahun pertama adalah memperkuat regulasi, membangun kolaborasi lintas sektor, memperluas edukasi bahwa halal diperuntukkan bagi semua, serta mempercepat transformasi digital dalam layanan sertifikasi halal.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) yang didukung para pendamping halal kini memungkinkan proses sertifikasi halal melalui skema self-declare diterbitkan dalam waktu 1 x 24 jam setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap.
Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, Kementerian UMKM bersama BPJPH terus memperkuat ekosistem produk halal agar semakin banyak pengusaha UMKM mampu menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus menjadikan produk lokal Indonesia tidak hanya unggul di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.(AS/MP).



.jpg)







.jpg)





