- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Kemendag Dorong Produk Pertanian Indonesia Masuki Pasar Australia

Keterangan Gambar : Poto Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Surabaya– Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan RI di Canberra terus berupaya mendorong para pelaku usaha produk pertanian Indonesia memasuki pasar Australia. Hal ini merupakan bagian dari implementasi hubungan ekonomi Indonesia dan Australia sejak berlakunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif
Indonesia-Australia atau Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership
Agreement (IA-CEPA) pada 2020 lalu.
Baca Lainnya :
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
“Dalam upaya tersebut, Kementerian Perdagangan menggandeng perusahaan Indonesia asal Jawa Timur PT Energi Sterila Higiena untuk mengambil langkah penting dengan mengajukan permohonan persetujuan menjadi penyedia jasa iradiasi produk pertanian kepada pemerintah Australia.
Terkait hal ini, kami perwakilan perdagangan di Australia siap membantu produk pertanian Indonesia memasuki pasar internasional, khususnya pasar Australia. Sebab, produk pertanian unggulan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar,” jelas Atase Perdagangan RI di Canberra Agung, Haris Setiawan.
Haris menambahkan, minat terhadap produk pertanian Indonesia, termasuk manggis,
cukup tinggi di pasar internasional. Nilai ekspor manggis Indonesia mencapai sekitar USD 75 juta pada 2022. Namun, aturan biosekuriti yang ketat masih menjadi hambatan utama bagi Indonesia untuk memasuki pasar Australia.
Inisiatif baru ini diharapkan akan membuka peluang bagi petani dan eksportir manggis asal Indonesia untuk memasuki pasar baru yang lebih luas dan potensial di negara ketiga.“Kementerian Perdagangan melalui Atase Perdagangan RI di Canberra, bersama dengan PT Energi Sterila Higiena, Katalis, dan Pemerintah Australia, berkomitmen untuk
mewujudkan kesuksesan dalam memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan
Australia,” jelas Haris.
Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019—2024, Emil Dardak mengapresiasi langkah PT Energi Sterila Higiena dalam memasuki pasar internasional ini. “Diharapkan, hal tersebut dapat menginspirasi perusahaan lain untuk memasuki pasar yang lebih luas lagi,” ujarnya.
Direktur Program Kerja Sama Ekonomi IA-CEPA Katalis, Paul Bartlett menyambut baik dan siap menyediakan, serta memfasilitasi setiap kebutuhan yang diperlukan. “Langkah ini merupakan komitmen kami memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar Australia,” terangnya.
Dukungan ini juga mendapatkan apresiasi dari Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Fiona Hoggart, yang menyatakan inisiatif ini memberikan peluang baru bagi para petani dan produsen Indonesia meraih kesuksesan di pasar Australia dan pasar internasional lainnya.
Pendiri PT Energi Sterila Higiena, Dahlan Iskan berharap, setelah menyelesaikan semua tahap kajian dan pelatihan yang diperlukan, PT Energi Sterila Higiena dapat menjadi penyedia jasa iradiasi yang diakui pemerintah Australia. Selain itu, juga dapat membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi produk pertanian Indonesia. “Kami mengapresiasi Kementerian Perdagangan dan Atase Perdagangan RI di Canberra yang mendukung upaya kami untuk meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia,” tutup Dahlan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)

.jpg)
.jpg)











