- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
- BRI Life Borong Penghargaan Nasional dan Internasional , Perkuat Posisi di Industri Asuransi Jiwa
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
Kasus Ayah dan Anak Tewas di Koja, Tetangga Ungkap Kondisi Istri Korban Kelaparan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kasus penemuan mayat seorang ayah berinisial HR (50) bersama anaknya AQ (2) di Koja masih dalam penyelidikan polisi. Terkait kondisi istri H yang terlihat lemas dan linglung di lokasi kejadian disebutkan karena kelaparan.
Hal ini diungkapkan dr Diana N, tetangga korban yang pertama kali menangani kedua korban selamat tersebut. Menurut Diana, kondisi kelaparan dialami ibu dan anak yang diselamatkan Babinsa Koramil 01 Koja, Kodim 0502 Jakarta Utara, Serda Bambang Dwi dari tempat kejadian.
Baca Lainnya :
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
"Gejala ini (kekurangan asupan makanan dan cairan) ditemukan pada ibu dan anak, tetapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan lah, lebih segar," kata dr Diana, seperti dikutip Antara.
Dikatakan Diana, ibu tersebut terindikasi mengalami depresi karena ketika ditanya tetapi jawabannya tidak menyambung. Diana menyebut tidak terlihat adanya tanda-tanda luka pada tubuh ibu tersebut.
"Karena yang saya tanyakan itu di rumah ada siapa saja, dia tidak kenal bilangnya. Seperti ada tanda-tanda depresi," kata Diana.
Setelah diberi obat pusing dan obat lambung serta diberi makanan, keduanya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit Pelabuhan.
Sementara itu Lurah Tugu Selatan Sukarmin mengatakan keluarga HR tergolong mampu dengan kategori ekonomi keluarga menengah ke atas.
.jpg)
Diketahui HR memiliki usaha pemberangkatan perjalanan ibadah. Selain itu, rumah yang ditempati merupakan milik sendiri. HR juga memiliki satu unit mobil dan sepeda motor.
"Dia rumahnya dua lantai, perkiraan 12x12 meter, ada hook-nya, lantai atas rumah, bawahnya di kontrakkan buat warung. Punya mobil yang tampak satu tetapi kata tetangga ada dua mobilnya," kata Lurah Tugu Selatan Sukarmin.
Sementara kondisi kendaraan roda empat jenis bernomor polisi B 1507 UZY dalam keadaan terparkir dan berdebu.(ASl)


.jpg)


.jpg)











