- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
Kasus Ayah dan Anak Tewas di Koja, Tetangga Ungkap Kondisi Istri Korban Kelaparan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kasus penemuan mayat seorang ayah berinisial HR (50) bersama anaknya AQ (2) di Koja masih dalam penyelidikan polisi. Terkait kondisi istri H yang terlihat lemas dan linglung di lokasi kejadian disebutkan karena kelaparan.
Hal ini diungkapkan dr Diana N, tetangga korban yang pertama kali menangani kedua korban selamat tersebut. Menurut Diana, kondisi kelaparan dialami ibu dan anak yang diselamatkan Babinsa Koramil 01 Koja, Kodim 0502 Jakarta Utara, Serda Bambang Dwi dari tempat kejadian.
Baca Lainnya :
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
"Gejala ini (kekurangan asupan makanan dan cairan) ditemukan pada ibu dan anak, tetapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan lah, lebih segar," kata dr Diana, seperti dikutip Antara.
Dikatakan Diana, ibu tersebut terindikasi mengalami depresi karena ketika ditanya tetapi jawabannya tidak menyambung. Diana menyebut tidak terlihat adanya tanda-tanda luka pada tubuh ibu tersebut.
"Karena yang saya tanyakan itu di rumah ada siapa saja, dia tidak kenal bilangnya. Seperti ada tanda-tanda depresi," kata Diana.
Setelah diberi obat pusing dan obat lambung serta diberi makanan, keduanya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit Pelabuhan.
Sementara itu Lurah Tugu Selatan Sukarmin mengatakan keluarga HR tergolong mampu dengan kategori ekonomi keluarga menengah ke atas.
.jpg)
Diketahui HR memiliki usaha pemberangkatan perjalanan ibadah. Selain itu, rumah yang ditempati merupakan milik sendiri. HR juga memiliki satu unit mobil dan sepeda motor.
"Dia rumahnya dua lantai, perkiraan 12x12 meter, ada hook-nya, lantai atas rumah, bawahnya di kontrakkan buat warung. Punya mobil yang tampak satu tetapi kata tetangga ada dua mobilnya," kata Lurah Tugu Selatan Sukarmin.
Sementara kondisi kendaraan roda empat jenis bernomor polisi B 1507 UZY dalam keadaan terparkir dan berdebu.(ASl)


.jpg)
.jpg)












