- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
- Bupati Barito Utara Sholat Idul Adha Bersama Masyarakat di Masjid Jami Muara Teweh
Kasus Ayah dan Anak Tewas di Koja, Tetangga Ungkap Kondisi Istri Korban Kelaparan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kasus penemuan mayat seorang ayah berinisial HR (50) bersama anaknya AQ (2) di Koja masih dalam penyelidikan polisi. Terkait kondisi istri H yang terlihat lemas dan linglung di lokasi kejadian disebutkan karena kelaparan.
Hal ini diungkapkan dr Diana N, tetangga korban yang pertama kali menangani kedua korban selamat tersebut. Menurut Diana, kondisi kelaparan dialami ibu dan anak yang diselamatkan Babinsa Koramil 01 Koja, Kodim 0502 Jakarta Utara, Serda Bambang Dwi dari tempat kejadian.
Baca Lainnya :
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
- Laporan tidak Teregister, Empat Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
- Kasus Dugaan Penipuan Solar Industri Jalan di Tempat, Reformasi Polri Diuji di Meja Penyidik Polres Jaksel
- Kerusuhan Meletus di TMP Kalibata, Warung dan Kendaraan Dibakar Massa
"Gejala ini (kekurangan asupan makanan dan cairan) ditemukan pada ibu dan anak, tetapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan lah, lebih segar," kata dr Diana, seperti dikutip Antara.
Dikatakan Diana, ibu tersebut terindikasi mengalami depresi karena ketika ditanya tetapi jawabannya tidak menyambung. Diana menyebut tidak terlihat adanya tanda-tanda luka pada tubuh ibu tersebut.
"Karena yang saya tanyakan itu di rumah ada siapa saja, dia tidak kenal bilangnya. Seperti ada tanda-tanda depresi," kata Diana.
Setelah diberi obat pusing dan obat lambung serta diberi makanan, keduanya dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke Rumah Sakit Pelabuhan.
Sementara itu Lurah Tugu Selatan Sukarmin mengatakan keluarga HR tergolong mampu dengan kategori ekonomi keluarga menengah ke atas.
.jpg)
Diketahui HR memiliki usaha pemberangkatan perjalanan ibadah. Selain itu, rumah yang ditempati merupakan milik sendiri. HR juga memiliki satu unit mobil dan sepeda motor.
"Dia rumahnya dua lantai, perkiraan 12x12 meter, ada hook-nya, lantai atas rumah, bawahnya di kontrakkan buat warung. Punya mobil yang tampak satu tetapi kata tetangga ada dua mobilnya," kata Lurah Tugu Selatan Sukarmin.
Sementara kondisi kendaraan roda empat jenis bernomor polisi B 1507 UZY dalam keadaan terparkir dan berdebu.(ASl)

.jpg)


.jpg)












