- Ketua DPRD Mery Rukaini Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat di Musrenbang
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang
- Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK
- DPRD Barito Utara dan Kemenkum Kalteng Sepakati Sinergi Pembentukan Produk Hukum
- DPRD Barito Utara Teken MoU dengan Kemenkum Kalteng, Perkuat Kualitas Produk Hukum
- H. Nurul Anwar Dorong Percepatan Infrastruktur untuk Keselamatan Warga Pendreh
- Parmana Setiawan Tekankan Penanganan Mendesak Longsor di Desa Pendreh
- Rosy Wahyuni Siap Kawal Aspirasi Warga Pendreh Terkait Longsor dan Jalan
Kapolda Banten Kunjungi Ponpes Assalam Kemiri Tangerang : Ingatkan Pentingnya Pengawasan Pergaulan Remaja

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan ke pondok pesantren Assalam Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (05/10/2024).
Kunjungan tersebut yang merupakan agenda Kapolda Banten untuk lebih mendekatkan Instansi Polri di tengah masyarakat.
Merespon arahan Kapolda Banten, Ketua Himpunan Penguasa Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang M. Agus Mulyana mengungkapkan pihaknya telah berkolaborasi dengan ponpes Assalam kemiri kaitan peningkatan kompetensi soft skill di bidang kewirausahaan. Hal tersebut dilakukan guna memberikan wadah kegiatan yang positif sekaligus membangun kemandirian dari para santri.
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Mery Rukaini Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat di Musrenbang
- Di Hadapan DPRD Kabupaten Majalengka, Eman Suherman Paparkan Ekonomi Tumbuh Pesat dan Pengangguran Turun
- Parmana Setiawan Pertanyakan Cakupan Program Pendidikan Gratis di Musrenbang
- Patih Herman Soroti Penanganan Longsor di Pendreh dalam Musrenbang Teweh Tengah
- Daerah Mulai Resah, Batasi 30 Persen dari APBD Bisa Pangkas Tenaga PPPK

“Santri-santri kita dilatih untuk punya kemandirian dan berwirausaha. Kami ada bengkel, ada program ikan, BLK, membatik, dan kedepan segera terlaksana pembangunan pabrik roti,” terang Agus, yang juga ketua pengembangan ponpes Assalam Kemiri.
Sementara itu, Irjen Pol Suyudi Ario Seto menjelaskan kalangan remaja adalah kelompok yang masih ingin mencari jati diri. Untuk itu perlu adanya kepedulian dari seluruh pihak dan element masyarakat untuk ikut terlibat mengawasi dan melakukan pembinaan pagi para remaja. Irjen Pol Suyudi juga menegaskan pengawasan harus masif dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif mulai dari tingkat terkecil yakni keluarga.

“Jangan dilepas anak-anak kita. Karena kalau dilepas anak-anak kita yang masih mencari jati diri ini bisa terinfluence dengan lingkungannya. Ini PR kita bersama, mari kita bergandengan tangan awasi anak-anak kita,”ungkap, Irjen Pol Suyudi. ** (Nan)

















