- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
- Kapolri: Ziarah ke Makam Bung Karno Sebagai Bentuk Penajaman Presisi Polri
- Sekretariat DPRD Barito Utara Ikut Kerja Bakti Jelang Pembukaan Batara Expo 2026
- PTPN I Genjot Kinerja Regional 1, Tembakau Deli Dijaga sebagai Warisan Bernilai Global
Ipsos Public Affairs: Dalam Survei Terakhir Prabowo - Gibran Kalah Oleh Ganjar - Mahfud

MEGAPOLITANPO.COM, JAKARTA – Sosok Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka santer dipasangkan dengan Prabowo Subianto sebagai Capres dan Cawapres. Namun, dalam survei terbaru ditemukan bahwa pasangan ini mampu dikalahkan oleh pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Demikian kesimpulan yang diperoleh dalam telesurvei yang dilaksanakan oleh Ipsos Public Affairs pada periode 17 – 19 Oktober 2023, atau setelah pasangan Ganjar – Mahfud dideklarasikan pada 18 Oktober 2023.
Dalam simulasi tiga nama, pasangan Prabowo – Gibran harus mengakui keunggulan pasangan Ganjar – Mahfud.
Baca Lainnya :
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- PPP Majalengka Resmi Kantongi SK DPP, Fajar Shidik Pimpin hingga 2031
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
Dimana pasangan Prabowo – Gibran memperoleh 31,32%; adapun pasangan Ganjar – Mahfud mendapatkan 31,98%. Sementara Anies dan Muhaimin mendapatkan 28,91% suara.
“Dalam simulasi tiga suara dimana Prabowo dipasangkan dengan Gibran, masih ada responden yang menyatakan tidak tahu yaitu sebesar 7,79%. Jadi ketika Prabowo menggandeng Gibran, yang menang adalah Ganjar - Mahfud, meskipun ini kemenangan cukup tipis, hanya nol koma, atau masih dalam koridor Margin of Error,” ujar Arif.
Sementara itu, Erick Thohir menjadi sosok yang menaikkan elektabilitas Prabowo Subianto hingga mampu mengungguli pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dengan cukup signifikan.
Dalam simulasi tiga pasangan Capres dan Cawapres menunjukkan bahwa pasangan Ganjar – Mahfud tertinggal sekitar 6% dari pasangan Prabowo – Erick Thohir.
“Pasangan Prabowo dan Erick Thohir memperoleh elektabilitas 37,53%; adapun Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapatkan 31,73%; sementara Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar raih 28,91% suara. Dan ada yang menyatakan tidak tahun sebanyak 1,82%,” ujar Peneliti Ipsos Arif Nurul Iman saat menjelaskan temuan Telesurvei dengan tema ‘Dilema Prabowo Subianto’, Sabtu (21/10/2023).
Temuan tersebut, menurut Arif, menunjukkan bahwa pasangan Prabowo dan Erick Thohir jika berpasangan bisa mendapatkan keunggulan diatas pasangan lainnya, baik Ganjar – Mahfud maupun Anies – Muhaimin.
“Jika dilihat jarak elektabilitas antara pasangan Prabowo Subianto – Erick Thohir dan Ganjar – Mahfud MD sektar 6% artinya cukup signifikan. Sudah bukan dalam koridor Margin of Error yang ditetapkan sebesar 2,83%,” ujarnya.
Arif menjelaskan bahwa dalam telesurvei yang dilakukan 17 – 19 Oktober 2023 tersebut, Ipsos meminta pendapat 1.207 responden. Dimana responden yang disurvei berada di 34 provinsi di Indonesia. (Reporter: Achmad Sholeh/Alek)

.jpg)

.jpg)













