- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Investasi Bodong Berkedok Arisan Online di Laporkan, Korban Rugi Milayaran Rupiah

Keterangan Gambar : Pelaku investasi bodong modus arisan online dilaporkan korban.
MEGAPOLITANPOS.COM Bekasi,- Berawal dari sebuah arisan, puluhan orang menjadi korban investasi bodong. Diantaranya, 8 (delapan) orang melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Bekasi Kota Jl. Pangeran Jayakarta, Kota Bekasi pada Kamis (27/04/23).
Ririn (26) salah satu korban mengungkapkan bahwa ia mengalami kerugian sekitar Rp. 156 juta yang disetorkan secara bertahap kepada pelaku yang saat ini melarikan diri sehingga bersepakat melaporkan kejadian yang dialaminya.
Berdasarkan surat laporan, pelaku dugaan tersebut ditujukan kepada inisial AW dengan nomor :LP/B/1214/V/2023/SPKT.SATRESKRIM POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA, tertanggal 27 April 2023.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
“Saya terkena kasus penipuan investasi bodong dengan kerugian sekitar total 156 juta dengan 8 orang saya sudah melaporkan atas nama Arum Warnasih dengan adminnya Dea Rizki Utami,” ujarnya usai membuat LP.
Ia sendiri menjadi korban karena tergiur dengan keuntungan yang dijanjikan oleh pelaku dengan jangka waktu yang singkat. Berawal dari sebuah arisan secara online dan saat itu ia ikuti kemudian ditawarkan investasi.
“Awalnya ditawarkan investasi penggandaan uang kita Taro satu juta nanti baliknya bisa sampai 1,8 dengan waktu jangka waktu sekitar 36 hari kapan dimulai dari bulan November 2022,” imbuhnya.
Ia sendiri tidak secara langsung mengetahui jenis investasi apa yang dijanjikan oleh pelaku, namun ia tidak merasa curiga kepada pelaku.
“Investasinya saya kurang tahu untuk tapi ada yang bilang itu skema ponzi tapi saya juga nggak tahu aliran dananya itu kemana,” tukasnya.
Saat ini, pelaku yang berinisial AW melarikan diri dan sulit dihubungi. Sempat beberapa kali berkomunikasi dengan korban dan menjanjikan uangnya dikembalikan namun dengan perjanjian yang tidak jelas.
Hingga saat ini pelaku sudah sulit untuk dihubungi, dan akhirnya para korban ini melaporkannya kepada pihak berwajib untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.
Korban lainnya, Ajeng menuturkan hal yang sama, ia tergiur dengan investasi itu karena merasa percaya dengan pelaku yang dikatakan juga memiliki usaha, sehingga korban percaya.
“Karena berawalan dari arisan itu jadi banyak anggota-anggotanya, Nah makanya itu dia kenapa munculin si inves ini dan dia juga ngakunya untuk inves ini sendiri juga diputar. Diputarnya itu yaitu untuk arisan-arisan juga, keuntungannya itu dari dia menjadi admin arisan dan dia juga punya usaha kecil-kecilan juga, terutama itu kaya depot isi ulang, terus juga ada geston, pinjaman dana tunai, dana talangan,” ungkapnya.
Awalnya ketika ia mengikuti arisan juga tidak ada masalah, sehingga para korban kembali memberikan investasi tanpa curiga, dengan keuntungan yang besar.
“Kita bertahap sikap kita kan pertamanya masih kecil karena dia mempromosikan alamat supaya menggiurkan pertamanya dari 800, bisa-bisa keuntungan satu slotnya itu sampai 1,3 an dengan jangka waktu yang lebih pendek jadi orang gampang tergiur kan.
Ia bersama dengan para korban lainnya berharap pelaku dapat segara tertangkap dan diadili sesuai dengan kesalahannya.
Diduga, jumlah korban dalam investasi bodong mencapai 300 orang dengan kerugian mencapai 3 miliar rupiah. Saat ini kasus itu telah diterima pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. ** (Bks)

















