- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Parmana Setiawan Soroti PBG dan Solusi Warga MBR dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Dewan Gun Sriwitanto Tekankan Sosialisasi hingga Tingkat RT dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tata Kelola Keuangan, LKPD Disampaikan ke BPK
- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
Hasil Ops Antik Lodaya 2023, Polisi di Majalengka Ungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba

Keterangan Gambar : Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto didampingi jajarannya saat gelaran konferensi pers. Senin, (14/08/2023)
MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka- Kepolisian Resor Majalengka Polda Jawa Barat dalam kurun waktu akhir bulan 24 Juli - awal 2 Agustus 2023 atau selama 10 hari mengungkap 5 (lima) kasus tindak pidana narkoba dan obat terlarang hasil Operasi Antik Lodaya 2023.
Kapolres Majalengka AKBP Indra Novianto didampingi jajarannya mengatakan, dari waktu tersebut berhasil mengungkap 1 (satu) kasus tindak pidana narkotika jenis tembakau sintesis. Lalu, Narkotika jenis sabu sebanyak 2 (dua) kasus. Kemudian, 2 (dua) kasus yang diduga sebagai pengedar obat keras atau bebas terbatas tanpa izin edar.
"Inisial tersangka yang diamankan, MDP (24) warga Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka terkait tindak pidana Narkotika jenis tembakau sintetis. Berikutnya, Inisial DS (27) warga Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Tersangka diketahui merupakan residivis pekara pengeroyokan tahun 2019, Kemudian tersangka AH (30) warga Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terkait Tindak Pidana Narkotika jenis sabu," kata, Kapolres saat Konferensi Pers di Mapolres Majalengka. Senin, (14/08/2023)
Baca Lainnya :
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
Tersanga inisal lainnya, AT (26) warga Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, yang merupakan residivis kasus narkoba menjual atau mengedarkan obat keras bebas terbatas tanpa izin edar tahun 2018 dan inisial tersangka terakhir, FB (25) warga Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, terkait tindak pidana menjual atau mengedarkan obat keras / bebas terbatas ranpa izin edar.
"Barang bukti yang diamankan, 43.88 gram narkotika jenis tembakau sintesis, 15.57 gram sabu dan 5206 butir obat keras bebas terbatas diantaranya, Tramadol, Trihexyphenidyl, Excimer, Dextro, dan Double YY," ungkapnya.
Kapolres menegaskan, pasal yang disangkakan kepada tersangka Tindak Pidana Narkotika jenis sabu dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun.
"Tersangka Tindak Pidana Narkotika jenis tembakau sintetis dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun. Untuk tersangka tindak pidana Menjual atau Mengedarkan Sediaan Farmasi Tanpa Izin Edar dijerat Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) dan atau Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun," tegasnya.
Diakhir, Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si, menyampaikan keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Majalengka dalam memberantas peredaran narkoba dan tindak pidana lainnya.
"Kami akan terus melakukan upaya-upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari ancaman narkoba, serta memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan. Tak henti, kami jajaran Polres Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan dan pengungkapan kasus narkoba serta tindak pidana lainnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua warga," tutupnya. ** (Agit)

















