- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Geber AkhirTahun Nurhadi Sosialisasi 4 Pilar Mancing Rejeki Berhadiah 3 Ekor Kambing

Keterangan Gambar : Geber AkhirTahun Nurhadi Sosialisasi 4 Pilar Mancing Rejeki Berhadiah 3 Ekor Kambing.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Mancing bareng atau Mabar adalah satu satunya cara unik murah meriah sebagai bentuk penajaman wawasan kebangsaan bagi kalangan bawah. dimana 4 Pilar Kebangsaan Indonesia adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan Bhinneka Tunggal Ika, yang menjadi landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan bangsa Indonesia di tengah keberagaman.
"Dalam moment ini kami ingin memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada elemen masyarakat, melalui konsep sederhana yakni mancing berhadiah kambing," Kata Nurhadi anggota DPR RI Komisi IX Dapil Jatim VI kepada wartawan di areba lomba mancing kolam desa Kerjen Kecamatan Srengat Kamis (25/12/25) bertepatan perayaan Natal dan menyambut tahun baru 2026.
Nurhadi S.Pd, M.H yang juga sebagai ketua DPD NasDem Kabupaten Blitar menekankan bertajuk mancing rejeki paling unik di selenggerakan di 5 tempat masing - masing di Tulungagung, satu di Kediri di Blitar desa Kerjen, Temenggungan, dan desa Mangunan.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
"Kami sabagai anggota DPR RI dan MPR RI sangat mengapresiasi tingkat kehadiran masyarakat, ternyata mancing rejeki punya antusias yang luar biasa, masyarakat senang dan mendapatkan pemahaman apa itu empat pilar yang wajib hukumnya harus saya sampaikan," tutur Nurhadi.
Secara gamblang Nurhadi menyampaikan kepada ribuan maniak mancing apa empat pilar itu, masing-masing pilar.

Pancasila: Sebagai dasar dan ideologi negara, Pancasila berisi lima sila yang mencakup Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.
UUD 1945: Undang-Undang Dasar 1945 adalah konstitusi negara, aturan tertinggi yang menjadi pedoman dalam penyelenggaraan negara dan kehidupan bermasyarakat.
NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia): Bentuk negara Indonesia yang berdasarkan pada konsep kesatuan wilayah dari Sabang sampai Merauke, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat.
Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan negara yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu jua," yang menegaskan persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, dan golongan di Indonesia.
Keempat pilar ini dipahami sebagai fondasi yang kokoh untuk memperkuat identitas dan integritas bangsa Indonesia.
"Empat pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan landasan yang kokoh dalam menjaga persatuan, ketuhanan bangsa Indonesia" tandasnya
Mancing rejeki di Desa Kerjen siang itu bersama masyarakat penghobi mancing Nurhadi membaur ikut menikmati asiknya memancing di kolam pondok Porsigal Garuda Loncat. Ada dua kwintal di lepaskan untuk di pancing, jenis ikan nila dan ikan patin. (za/mp)

















