- Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026
- PPI Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Dugaan Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat
- Bupati Shalahuddin Kembali Sisir Titik Karhutla di Teweh Selatan
- Karhutla Melanda Barito Utara, Shalahuddin, Felix Turun Langsung Lapangan
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
Dukung Program Pemerintah, Satgassus Polri Awasi Penyaluran Bansos

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pengawasan terhadap penerimaan bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial di Wonosobo, Jawa Tengah.
Pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan pemberian bansos yang tidak tepat sasaran.
Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Yudi Purnomo Harahap, mengatakan, hal ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu mendukung program pemerintah.
Baca Lainnya :
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Mensos Gus Ipul Minta Pejabat Baru Fokus Validasi Data dan Berantas Korupsi
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Menkop: Kolaborasi Lintas K/L Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH Dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
Polri melakukan pemantauan terhadap program penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial," ujar Yudi dalam keterangannya,Minggu (23/7/2023).
Sementara itu, Ketua Tim Satgasus Pencegahan Korupsi Polri, Budi Agung Nugroho, menyampaikan, terdapat sejumlah tantangan dalam melakukan pengawasan.
Namun, menurut dia, Polri telah berkolaborasi dengan Kemensos untuk dapat mengatasi sejumlah tantangan tersebut.
"Banyak tantangannya, tetapi kami mencoba untuk berkolaborasi dengan Kemensos agar bantuan sosial yang disalurkan bisa tepat sasaran. Kemudian kami juga berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi terjadinya penyalahgunaan," paparnya.
Budi menjelaskan, Satgassus Pencegahan Korupsi Polri dan Kemensos telah melakukan pengecekan dan pencocokan data pada 202 desa dari 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo sejak 17–21 Juli 2023.
Menurut dia, pengecekan dan pencocokan data ini difokuskan kepada bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
"Ada beberapa warga yang sangat layak mendapatkan bantuan tetapi belum terdata oleh aparat desa, itu yang akan kami usulkan. Kami juga memberikan saran kepada pemerintah daerah setempat agar memperbaiki data," jelasnya.
"Sehingga warga-warga yang layak mendapatkan bantuan harus diutamakan daripada masyarakat yang mempunyai kemampuan secara ekonomi," tutup Budi.
Reporter: Achmad Sholeh


.jpg)
.jpg)












