- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
Dukung Program Pemerintah, Satgassus Polri Awasi Penyaluran Bansos

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pengawasan terhadap penerimaan bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial di Wonosobo, Jawa Tengah.
Pengawasan dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang dan pemberian bansos yang tidak tepat sasaran.
Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Yudi Purnomo Harahap, mengatakan, hal ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk selalu mendukung program pemerintah.
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Menkop: Kolaborasi Lintas K/L Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH Dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat
- Ketua Format Tegaskan Agar DPRD Kabupaten Blitar Carut Marut Data Penerima Bansos Dituntaskan
Polri melakukan pemantauan terhadap program penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh Kementerian Sosial," ujar Yudi dalam keterangannya,Minggu (23/7/2023).
Sementara itu, Ketua Tim Satgasus Pencegahan Korupsi Polri, Budi Agung Nugroho, menyampaikan, terdapat sejumlah tantangan dalam melakukan pengawasan.
Namun, menurut dia, Polri telah berkolaborasi dengan Kemensos untuk dapat mengatasi sejumlah tantangan tersebut.
"Banyak tantangannya, tetapi kami mencoba untuk berkolaborasi dengan Kemensos agar bantuan sosial yang disalurkan bisa tepat sasaran. Kemudian kami juga berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi terjadinya penyalahgunaan," paparnya.
Budi menjelaskan, Satgassus Pencegahan Korupsi Polri dan Kemensos telah melakukan pengecekan dan pencocokan data pada 202 desa dari 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo sejak 17–21 Juli 2023.
Menurut dia, pengecekan dan pencocokan data ini difokuskan kepada bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
"Ada beberapa warga yang sangat layak mendapatkan bantuan tetapi belum terdata oleh aparat desa, itu yang akan kami usulkan. Kami juga memberikan saran kepada pemerintah daerah setempat agar memperbaiki data," jelasnya.
"Sehingga warga-warga yang layak mendapatkan bantuan harus diutamakan daripada masyarakat yang mempunyai kemampuan secara ekonomi," tutup Budi.
Reporter: Achmad Sholeh





.jpg)











