- Tekan Blank Spot Internet, Diskominfosandi Barito Utara Perluas Program LINDA BATARA
- Wabup FelixTekankan Arah Pembangunan Daerah Pada Musrenbang Gunung Purei
- Dari Musrenbang Teweh Timur, Komitmen PKK Menguatkan Peran Keluarga
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Dan Komduk Patroli Malam, Warga Merasa Nyaman
- Ada Permainan Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Jelang HBKN? Laporkan ke Hotline Satgas Saber
- Sekjen ATR/BPN Pastikan Perencanaan Anggaran Tahun 2026 Matang Sejak Awal
- Sosialisasikan Permen ATR/Kepala BPN 1/2026, Sekjen: Terapkan secara Terstruktur dan Menyeluruh
- Dari Rotan hingga Kuliner, TP PKK Barito Utara Dorong Produktivitas Warga Teweh Timur
- Jembatan Penghubung Warga di Majalengka Nyaris Putus, Warga Desa Mirat Bergerak Swadaya di Tengah Minim Bantuan
- PRSI dan Fakultas Teknik Unsada Matangkan Kerja Sama Program Robotika untuk Negeri
Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat

Keterangan Gambar : Pemasangan Stiker.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, resmi meluncurkan inovasi "Simpatik Paman Bansos" (Sistem Penempelan Stiker Penerima Manfaat Bantuan Sosial). Rabu, (05/02/2026).
Launching program tersebut dilakukan langsung oleh Camat Leuwimunding, Wawan Kurniawan, didampingi unsur muspika, sebagai bentuk komitmen memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial di wilayahnya.
Inovasi ini diwujudkan melalui pemasangan stiker khusus di rumah penerima manfaat bansos. Stiker menjadi penanda sekaligus sarana kontrol sosial agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Baca Lainnya :
- Jembatan Penghubung Warga di Majalengka Nyaris Putus, Warga Desa Mirat Bergerak Swadaya di Tengah Minim Bantuan
- Mahasiswa Majalengka Dorong Kolaborasi Mitigasi Bencana Bersama DPRD dan BPBD
- Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat
- HPN 2026 : Pers Nasional Didorong Sehat, Mandiri, dan Berdaulat di Era Digital
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka Dorong Usulan Musrenbang Dawuan Tepat Sasaran
Bansos datang membawa harapan, untuk warga yang benar membutuhkan. Bila tepat jatuh pada tujuan, keadilan pun ikut bertumbuh.
Camat Wawan menjelaskan, program ini bertujuan mencegah ketidaktepatan sasaran sekaligus membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat.
"Dengan adanya Simpatik Paman Bansos, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih transparan, tepat sasaran, dan dapat diawasi bersama-sama," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga, untuk mendukung inovasi ini demi tata kelola bansos yang bersih dan akuntabel.
Stiker kecil di dinding rumah, namun maknanya begitu dalam. Bukan sekadar tanda semata, tapi wujud amanah yang ditanam.
Warga Leuwimunding menyambut baik langkah tersebut. Asep (45) menilai program ini membantu memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
"Kalau ada yang tidak tepat sasaran, masyarakat juga bisa ikut mengawasi," katanya.
Hal senada disampaikan Junah (38) yang menyebut inovasi ini dapat mengurangi kecemburuan sosial di masyarakat.
"Program ini bagus, jadi penyaluran bantuan lebih terbuka dan adil," ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Leuwimunding optimistis inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik pengelolaan bansos, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program kesejahteraan sosial.
Semoga bansos jadi berkah, bukan sekadar angka dan nama. Karena bantuan yang tepat sasaran, adalah keadilan bagi sesama.
















