- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Dukung Dibiayai Swasta, PSI: Jangan Bebani Pemprov DKI dengan Formula E Lagi

Keterangan Gambar : Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mengapresiasi ketegasan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono
MEGAPOLITANPOS.COM DKI Jakarta,-Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mengapresiasi ketegasan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang menyatakan Pemprov DKI tidak terlibat secara langsung terkait Ajang Formula E, dan dipastikan pelaksanaannya tidak menggunakan APBD Jakarta.
"Saya sangat setuju dengan statement Pak Heru. Sudahlah, Pemprov DKI Jakarta jangan terbebani urusan Formula E lagi, serahkan sepenuhnya ke swasta," ucapnya.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini juga meminta Pj Gubernur dan Pemprov fokus pada hal-hal prioritas yang sangat dibutuhkan oleh warga DKI.
"Banyak yang lebih penting yang harus dikerjakan seperti penanggulangan banjir, kemacetan, dan pentaaan wilayah. Kasian warga DKI kalau Gubenurnya dipaksa ngurusin Formula E saja," tegasnya.
William juga meminta agar pelaksanaan Formula E dilakukan secara Business to business. PT Jakpro sebagai penyelenggara, sambung William, harusnya bisa mandiri mencari sponsor untuk ajang balap mobil listrik tersebut.




.jpg)











