- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
DPUPR Depok Lanjutkan Pembangunan Turap Sungai Ciliwung untuk Cegah Banjir di Kampung Serab

Keterangan Gambar : Bangunan Turap Ciliwung yang sudah dikerjakan/ Poto: Lexi
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok,, — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok kembali melanjutkan pembangunan turap di sepanjang Sungai Ciliwung wilayah Kampung Serab RT008/02, Kelurahan Tirtajaya. Proyek ini merupakan bagian dari program normalisasi sungai untuk memperkuat pengendalian banjir dan mencegah longsor di kawasan permukiman padat penduduk.
“Turap adalah konstruksi dinding yang dibangun di sepanjang bantaran sungai untuk mencegah longsor dan pergerakan tanah yang tidak stabil,” ujar Rendi, perwakilan DPUPR Kota Depok, saat melakukan pengukuran batas turap di lokasi, Jumat (31/10).
Baca Lainnya :
Menurutnya, hingga saat ini sekitar 65 meter turap telah rampung dikerjakan, dan tahap berikutnya akan melanjutkan pembangunan tambahan sepanjang 73 meter.
“Insyaallah November 2025 ini akan dilaksanakan, setelah hasil rapat final keluar,” tambah Rendi.
Usulan Warga Lewat Musrenbang
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tirtajaya, Bahruroji, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan usulan langsung dari masyarakat melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Alhamdulillah, berkat usulan masyarakat melalui Musrenbang, pembangunan turap sepanjang 73 meter akan segera dilanjutkan bulan November ini,” ujar Bahruroji.
Ia menambahkan, turap yang akan dibangun memiliki tinggi sekitar enam meter dari dasar tanah dan lebar 50 sentimeter.
“Kalau nanti warga ingin menambah ketinggian, bisa disesuaikan sendiri selama memperhatikan kekuatan konstruksinya,” tambahnya.
Bagian dari Program Nasional Pengendalian Banjir
Program pembangunan turap Sungai Ciliwung di Depok ini merupakan bagian dari upaya nasional pengendalian banjir yang juga dijalankan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Melalui program normalisasi dan penataan sungai di kawasan Jakarta, Bogor, dan Depok, pemerintah menargetkan peningkatan daya tampung sungai serta pengurangan risiko banjir hingga 2026.
Tujuan utama dari proyek ini meliputi:
Meningkatkan kapasitas sungai untuk menampung air hujan.
Mencegah erosi dan longsor di area bantaran sungai.
Menata lingkungan agar lebih bersih, aman, dan berkelanjutan.
.jpg)
Apresiasi dari Warga dan Ketua RT
Ketua RT 08/02, Sugianto, menyampaikan apresiasi kepada DPUPR Kota Depok dan Pemkot Depok atas kelanjutan proyek ini.
“Dengan adanya pembangunan turap lanjutan ini, kami berharap risiko banjir di wilayah Kampung Serab bisa ditekan, dan lingkungan sekitar Ciliwung menjadi lebih aman serta tertata,” ujar Sugianto.
Senada dengan itu, Bahruroji menambahkan harapannya agar proyek turap ini dapat segera rampung sesuai target waktu.
“Mudah-mudahan pekerjaan selesai tepat waktu dan membawa manfaat besar bagi warga sekitar Ciliwung,” pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)








1.jpg)





