- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
DPRD Barito Utara Dorong Penanganan Sampah Menyeluruh hingga Desa
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman, menekankan pentingnya penanganan masalah sampah yang lebih maksimal saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) terkait pengelolaan sampah yang digelar DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa (07/04/2026).
Dalam Forum tersebut, Patih Herman menyoroti masih terbatasnya Fasilitas pengelolaan sampah, khususnya di wilayah perkotaan. Ia menyebut, di Muara Teweh sebagai ibu kota Kabupaten, saat ini hanya tersedia satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pengelolaan sampah.
Kondisi tersebut, lanjutnya, semakin Kompleks ketika melihat situasi di wilayah pedesaan. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat desa yang membuang sampah secara sembarangan, seperti di belakang rumah maupun di bantaran sungai, akibat minimnya fasilitas dan sistem pengelolaan yang memadai.
“Ini yang perlu menjadi perhatian serius. Penanganan sampah tidak bisa hanya berfokus di tingkat Kabupaten, tetapi harus menyeluruh hingga ke desa-desa,” tegas Patih Herman.
Menurutnya, diperlukan langkah Konkret dan solusi terintegrasi untuk menjawab persoalan tersebut, termasuk memperluas jangkauan layanan pengelolaan sampah serta menyediakan Fasilitas pendukung di wilayah pedesaan.
Ia juga menilai penting adanya perencanaan sistem pengangkutan dan pengelolaan yang Efektif, mengingat lokasi TPA yang berada di tingkat Kabupaten.
Melalui RDP ini, diharapkan pemerintah daerah bersama DPRD dapat merumuskan kebijakan strategis guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan.
(A)


.jpg)


.jpg)









