- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
DPRD Barito Utara Dorong Penanganan Sampah Menyeluruh hingga Desa
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman, menekankan pentingnya penanganan masalah sampah yang lebih maksimal saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) terkait pengelolaan sampah yang digelar DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Selasa (07/04/2026).
Dalam Forum tersebut, Patih Herman menyoroti masih terbatasnya Fasilitas pengelolaan sampah, khususnya di wilayah perkotaan. Ia menyebut, di Muara Teweh sebagai ibu kota Kabupaten, saat ini hanya tersedia satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pengelolaan sampah.
Kondisi tersebut, lanjutnya, semakin Kompleks ketika melihat situasi di wilayah pedesaan. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat desa yang membuang sampah secara sembarangan, seperti di belakang rumah maupun di bantaran sungai, akibat minimnya fasilitas dan sistem pengelolaan yang memadai.
“Ini yang perlu menjadi perhatian serius. Penanganan sampah tidak bisa hanya berfokus di tingkat Kabupaten, tetapi harus menyeluruh hingga ke desa-desa,” tegas Patih Herman.
Menurutnya, diperlukan langkah Konkret dan solusi terintegrasi untuk menjawab persoalan tersebut, termasuk memperluas jangkauan layanan pengelolaan sampah serta menyediakan Fasilitas pendukung di wilayah pedesaan.
Ia juga menilai penting adanya perencanaan sistem pengangkutan dan pengelolaan yang Efektif, mengingat lokasi TPA yang berada di tingkat Kabupaten.
Melalui RDP ini, diharapkan pemerintah daerah bersama DPRD dapat merumuskan kebijakan strategis guna menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan.
(A)


.jpg)

.jpg)











