- Pemerintah Perkuat Keamanan Penerbangan Perintis Usai Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
- DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik
- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
DPR Apresiasi BNN dan Polda Jatim Usai Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik

Keterangan Gambar : Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Narkotika Nasional dan Kepolisian Daerah Jawa Timur atas keberhasilan membongkar jaringan narkotika internasional asal Thailand yang menyelundupkan 3,37 ton ganja jenis cannabis buds.
Legislator yang akrab disapa Gus Falah itu menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara BNN dan Polda Jawa Timur dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Indonesia.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN dan Polda Jawa Timur atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika internasional asal Thailand. Sinergi yang terjalin sangat baik dan patut terus diperkuat dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia," ujar Gus Falah dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Baca Lainnya :
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur X tersebut menegaskan, keberhasilan aparat penegak hukum itu telah menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Ia mengaku bersyukur karena sebanyak 3,37 ton ganja asal Thailand berhasil diamankan di sebuah gudang kawasan pergudangan di Kabupaten Gresik sebelum sempat diedarkan kepada masyarakat.
Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, pengungkapan tersebut menjadi kabar baik, khususnya bagi masyarakat Gresik dan Jawa Timur, karena berhasil mencegah dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap generasi muda.
"Sebagai wakil rakyat dari Gresik dan Lamongan, saya sangat bersyukur narkotika sebanyak 3,37 ton itu berhasil diamankan sebelum sempat beredar. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia karena generasi muda kita terlindungi dari dampak buruk penyalahgunaan narkoba," katanya.
Gus Falah berharap keberhasilan tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat koordinasi antarlembaga dalam memberantas jaringan narkotika internasional. Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan kerja sama yang solid antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat agar Indonesia semakin terlindungi dari ancaman peredaran gelap narkotika.(AS/MP)
















