- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
Dittipid Narkoba Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Pil Ekstasi di Kawasan Padat Penduduk Johar Baru

Keterangan Gambar : Tampak Wadir Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Kasubdit I bersama Karopenmas Divhumas Polri dan Dir Kamtib Ditjen PAS menunjukkan barang bukti hasil ungkap kasus pabrik pil ekstasi Johar Baru.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri membongkar pabrik pembuatan pil ekstasi di kawasan padat penduduk Johar Baru, Jakarta Pusat. Sebanyak 4 tersangka ditangkap dalam pengungkapan kasus tindak pidana peredaran narkoba tersebut.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari penangkapan salah satu tersangka berinisial SP (43), warga Johar Baru, Jakarta Pusat.
"Pada tanggal 23 Januari yang lalu penyidik telah mengamankan salah satu tersangka SP, kemudian dikembangkan sehingga tertangkaplah 4 pelaku," kata Ramadhan mengawali konferensi pers.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
Ramadhan merinci, tersangka lain yang ditangkap masing-masing inisial RM (46), MM (34), dan MR (30). 2 tersangka diantaranya masih berstatus narapidana alias warga binaan.
"Dari 4 tersangka ini, ada dua napi," tambah Ramadhan.
Wakil Direktur (Wadir) Tindak Pidana Narkoba Tipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi menjelaskan, dari penangkapan para tersangka, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa peralatan dan bahan baku pembuatan pil setan itu.
"Dari tersangka SP, penyidik mendapatkan barang bukti sebanyak 146 butir ekstasi yang dikemas dalam berbagai logo, serta 349 gram serbuk ekstasi. Kemudian, dari tersangka MR penyidik menyita 37 gram tembakau sintesis dan peralatan kitchen lab," beber Jayadi.
Adapun dalam menjalankan bisnis haramnya, para tersangka mempunyai peran masing-masing.
"SP sebagai juru masaknya, kemudian RM sebagai pengendali, MM juga sebagai pengendali, sedangkan RM sebagai kurir," ungkap Jayadi.
"Para pelaku memanfaatkan media daring untuk membeli bahan baku berupa prekursor dan menggunakan jasa ojek online untuk mendistribusikan," sambungnya.
Kasubdit I Dittipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Calvijn Simanjuntak mengungkapkan, jaringan tersebut telah dua kali memproduksi ekstasi, yang dalam sekali produksi mampu menghasilkan 1.000 butir ekstasi. Setelah percobaan pertama gagal, produksi pertama habis dijual oleh para tersangka.
"Yang menarik, untuk bahan baku, putih telur dan spidol untuk perekat ekstasi supaya menarik untuk dijual, dengan warna-warna dari spidol biru, ungu, dan oranye," terang Calvijn Simanjuntak.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.
Turut hadir dalam kegiatan konferensi pers ungkap kasus tersebut, Direktur Kamtib Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM beserta jajaran.









.jpg)





