- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- DPRD Barito Utara Hadiri Pemakaman H Nadalsyah Koyem, Patih Herman Sampaikan Duka Mendalam
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Pakar Hukum: Pengembalian Dana Nasabah oleh Bank BUMN Tak Otomatis Jadi Kerugian Negara
- Bahas Penyusunan Raperda APBD Perubahan 2026, DPRD HSU Sambangi DPRD Barut
- Tingkatkan Kualitas Kesehatan Pelajar, Serma Supriyadi Dampingi Screening Kesehatan Di SDI Bina Insan Mulia
- Ketum IKKT Pragat Wira Anggini Pimpin Pengangkatan Ny. Rahmi Muzafar Sebagai Ketua IKKT PWA Cabang BS II Kogabwilhan II
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
- Kanwil Kemenag Banten Raih Peringkat I Indeks Pengelolaan Aset 2025
Dikeluhkan, Kadisdik Makassar Diminta Evaluasi Kepsek SD Inpres Borong

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar – Kepala Sekolah SD Inpres Borong dikeluhkan oleh orangtua alumni karena dinilai lempar tanggung jawab terkait perbaikan raport sekolah yang belum tuntas sampai saat ini.
Hal itu dikeluhkan Sadikin orang tua alumni SD Inpres Borong saat ditemui awak media.
“Kepala sekolah tidak bersedia menandatangani raport pengganti milik anak saya, harus ada tanda tangan wali kelasnya yang dulu, tapi kan wali kelas yang dulu sudah pindah tugas keluar daerah, sudah lama dia pindah, kami mau cari dimana.” Ucap Sadikin orang tua alumni tersebut.
Baca Lainnya :
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Momentum Sumpah Pemuda, Komisi II Dorong Pemuda Aktif dalam Pembangunan
- Ngaku PNS di Medsos, Pria Ini Diduga Bawa Kabur Scoopy Rp 24 Juta
- HUT ke-67 Pemuda Pancasila Majalengka, Enther Nizar Tekankan Soliditas dan Aksi Sosial
Menurut Sadikin, pihaknya hanya meminta kebijakan, ia menganggap bahwa semua prosedur yang diminta oleh pihak sekolah sudah penuhi.
“Kami hanya ingin meminta kebijakan dari Kepala Sekolah, karena ini kan anak kami sebentar lagi mau gunakan raportnya sebagai persyaratan pekerjaan, tapi kenapa dipersulit begini, padahal bukti foto copy raportnya juga masih ada, prosedur penggantian juga sudah diurus, tapi kenapa tidak juga diberikan kebijakan” Keluh Sadikin orang tua alumni SD Inpres Borong tahun 2016 silam itu. (9/8/2022).
Orang tua alumni itu pun sangat kecewa dengan sikap Kepala Sekolah yang tidak memberikannya solusi.
Diakui Sadikin, ia telah berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar dan diarahkan agar urusan seperti itu sebaiknya diselesaikan di lingkup Sekolah.
“Jadi pejabat di Dinas Pendidikan Makassar sudah menelpon Kepala Sekolah agar dibuatkan saja surat keterangan, tapi anehnya, Kepala Sekolah kembali menyuruh kami untuk mencari dua Kepala Sekolah yang menjabat sebelumnya untuk meminta menandatangani perbaikan raport anak saya, kan lucu pejabat seperti itu.” Kesal Sadikin saat ditemui wartawan.
Diakhir wawancaranya, Drs. Sadikin yang juga ketua LSM GMBI Sulsel berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar agar kembali mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah SD Inpres Borong dan kepala sekolah yang mempersulit masyarakat.
Terpisah, Kepala Sekolah SD Inpres Borong Risal Rahman saat dikonfirmasi beranggapan urusan tersebut sudah selesai.
“Saya kira saya sudah selesai, karena tidak pernah datang lagi.” Tulisnya (9/8/2022)
“Yang di arahkan Dinas saya sudah tindak lanjuti dan beliau tidak pernah komunikasi dengan saya apa lagi yang mau dibantukan.” Tulis mantan Kepala Sekolah di SD Barabarayya itu pada wartawan.
Sampai berita ini diturunkan, awak media masih mencoba mengkonfirmasi Dinas Pendidikan Kota Makasssar.Tauviq




.jpg)











