- DPRD Barito Utara Gelar Hearing Proyek Multiyear Jembatan Lahei
- Jelang Idul Adha 1447 H, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Wamendag Roro Dorong Ekspor Produk Mamin RI di SIAL Shanghai 2026
- Kemenkop Siap Koreksi Pelaksanaan KDKMP, Dorong Peran Aktif Masyarakat
- Raker DPR,Menteri Maman Paparkan Kinerja Semester I 2026, Penyaluran KUR Tembus Rp105,8 Triliun
- Alokasi Dana Desa Sumber Untuk Ketahanan Pangan Kambing Sebesar 20 Persen
- Polres Barito Utara Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Jingah, 20 Unit Mesin Dimusnahkan Di Tempat
- DPRD Kota Tangerang Menyambut Baik Hadirnya layanan BPJS Kesehatan di UPT RSUD Benda
- DLHK Kab.Tangerang Sebut Peternakan Sapi di Kelapa Dua Belum Ada Ijin
Dikeluhkan, Kadisdik Makassar Diminta Evaluasi Kepsek SD Inpres Borong

MEGAPOLITANPOS.COM, Makassar – Kepala Sekolah SD Inpres Borong dikeluhkan oleh orangtua alumni karena dinilai lempar tanggung jawab terkait perbaikan raport sekolah yang belum tuntas sampai saat ini.
Hal itu dikeluhkan Sadikin orang tua alumni SD Inpres Borong saat ditemui awak media.
“Kepala sekolah tidak bersedia menandatangani raport pengganti milik anak saya, harus ada tanda tangan wali kelasnya yang dulu, tapi kan wali kelas yang dulu sudah pindah tugas keluar daerah, sudah lama dia pindah, kami mau cari dimana.” Ucap Sadikin orang tua alumni tersebut.
Baca Lainnya :
- Jelang Idul Adha 1447 H, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Imbau Warga Cermat Memilih Hewan Kurban
- DLHK Kab.Tangerang Sebut Peternakan Sapi di Kelapa Dua Belum Ada Ijin
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
Menurut Sadikin, pihaknya hanya meminta kebijakan, ia menganggap bahwa semua prosedur yang diminta oleh pihak sekolah sudah penuhi.
“Kami hanya ingin meminta kebijakan dari Kepala Sekolah, karena ini kan anak kami sebentar lagi mau gunakan raportnya sebagai persyaratan pekerjaan, tapi kenapa dipersulit begini, padahal bukti foto copy raportnya juga masih ada, prosedur penggantian juga sudah diurus, tapi kenapa tidak juga diberikan kebijakan” Keluh Sadikin orang tua alumni SD Inpres Borong tahun 2016 silam itu. (9/8/2022).
Orang tua alumni itu pun sangat kecewa dengan sikap Kepala Sekolah yang tidak memberikannya solusi.
Diakui Sadikin, ia telah berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar dan diarahkan agar urusan seperti itu sebaiknya diselesaikan di lingkup Sekolah.
“Jadi pejabat di Dinas Pendidikan Makassar sudah menelpon Kepala Sekolah agar dibuatkan saja surat keterangan, tapi anehnya, Kepala Sekolah kembali menyuruh kami untuk mencari dua Kepala Sekolah yang menjabat sebelumnya untuk meminta menandatangani perbaikan raport anak saya, kan lucu pejabat seperti itu.” Kesal Sadikin saat ditemui wartawan.
Diakhir wawancaranya, Drs. Sadikin yang juga ketua LSM GMBI Sulsel berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar agar kembali mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah SD Inpres Borong dan kepala sekolah yang mempersulit masyarakat.
Terpisah, Kepala Sekolah SD Inpres Borong Risal Rahman saat dikonfirmasi beranggapan urusan tersebut sudah selesai.
“Saya kira saya sudah selesai, karena tidak pernah datang lagi.” Tulisnya (9/8/2022)
“Yang di arahkan Dinas saya sudah tindak lanjuti dan beliau tidak pernah komunikasi dengan saya apa lagi yang mau dibantukan.” Tulis mantan Kepala Sekolah di SD Barabarayya itu pada wartawan.
Sampai berita ini diturunkan, awak media masih mencoba mengkonfirmasi Dinas Pendidikan Kota Makasssar.Tauviq

.jpg)















