- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Dijamin Stok Melimpah, Mendag Zulkifli Hasan Imbau Masyarakat Beli Beras SPHP Produksi Buloq

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memastikan stok beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) produksi Bulog melimpah dan tersebar di seluruh pasar tradisional dan ritel modern di Indonesia. Masyarakat yang biasa mengonsumsi beras premium diminta mulai beralih mengonsumsi beras SPHP. Peralihan konsumsi masyarakat ini diharapkan menurunkan harga beras premium.
Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Klender SS di Jakarta Timur hari ini, Senin (26/2).
“Kalau beras premium sedang mahal, kami harap masyarakat bisa membeli alternatif yaitu beras komersial Bulog atau beras SPHP. Berasnya enak dan bagus. Sehingga, laju kenaikan harga beras lokal yang belum panen ini bisa ditahan kalau permintaannya turun,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Bulog Andalkan Beras Kita sebagai Identitas Baru Beras Nasional, Target 2 Juta Ton
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
Menurut Mendag Zulkifli Hasan, pemerintah mengestimasi panen beras paling cepat adalah pada Maret 2024.
Ia mengatakan, pergeseran musim dan dampak El Nino telah menggeser jadwal tanam beras di Indonesia.
“Jadwal tanam kita bergeser, biasanya Agustus atau September sudah tanam, saat ini baru tanam. Artinya, panen paling cepat di Maret 2024. Puncaknya saya kira April atau Mei, baru harga beras lokal akan stabil. Tapi, beras yang disediakan pemerintah harganya tetap, tidak naik,”tandas Mendag Zulkifli Hasan.
Pemerintah menyediakan beras SPHP Bulog sepanjang tahun dengan harga Rp10.900/kg. Selain itu, tersedia juga beras komersial Bulog yang saat ini dijual dengan harga Rp15.000/kg. Mendag Zulkifli Hasan memastikan, kedua jenis beras tersebut akan tersedia bagi masyarakat yang ingin beralih mengonsumsi beras Bulog untuk sementara waktu maupun jangka panjang.
“Beras SPHP dan beras komersial yang disediakan Bulog stoknya banyak, harga tidak naik.
Sementara itu, beras lokal sedang proses tanam. Permintaan beras lokal yang terus meningkatakan berdampak pada harganya,” kata Mendag Zulkifli Hasan.
Selain memastikan kondisi beras, Mendag Zulkifli Hasan juga meninjau sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok lainnya. Dalam pantauan tersebut (26/2), komoditas yang harganya stabil antara lain beras medium Rp14.000/kg, beras premium Rp16.000/kg, gula pasir Rp16.000/kg, minyak goreng curah Rp15.000/liter, MINYAKITA Rp14.000/liter, cabai merah keriting Rp80.000/kg, cabai rawit merah Rp80.000/kg, daging ayam ras Rp36.000/kg, telur ayam ras Rp29.000/kg, dan daging sapi Rp140.000/kg.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)

.jpg)

.jpg)
.jpg)











