- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Hadiri Pelantikan 55 Pejabat Pemkab Barito Utara
- Lantik 55 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Barito Utara Tegaskan Jabatan Harus Dibuktikan Dengan Kinerja
- Pemprov DKI, OJK, dan Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Financial Festival 2026
- Barito Selatan Beri Akses Sekolah Enuma ke 33 TK dan SD, Perkuat Pembelajaran Digital
- BKPRMI DKI Dorong Sertifikat Juara FASI Bisa untuk Jalur Prestasi
- Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
- Sekelompok Massa Geruduk HW Ambyar Senopati dan Bentangkan Spanduk Hormati Hari Santri
- Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan
- BRI Life Luncurkan Asuransi COZY, Premi Mulai Rp1.000 per Hari
DPR RI Bongkar Fakta Gudang Bulog Penuh, Beras Aman hingga 2027

Keterangan Gambar : Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Jefry Romdonny
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Lonjakan stok beras nasional kini membuat sejumlah gudang Bulog di Jawa Barat nyaris tak mampu lagi menampung cadangan pangan pemerintah.
Fakta mengejutkan itu ditemukan langsung Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Jefry Romdonny saat melakukan inspeksi ke gudang Bulog di Majalengka, Sumedang, dan Subang.
Dalam rangkaian kunjungan Masa Reses IV tersebut, Jefry menyebut kondisi stok beras nasional bukan sekadar aman, tetapi melimpah hingga diproyeksikan cukup sampai tahun 2027.
Baca Lainnya :
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar
- 33,89 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan, Tapi di Majalengka Hanya Simbolis
- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
Gudang Bulog Kasokandel Majalengka menjadi sorotan utama. Gudang yang hanya memiliki kapasitas maksimal 14 ribu ton itu kini dijejali sekitar 15.900 ton beras per 4 Mei 2026. Kondisi overcapacity membuat Bulog harus putar otak mencari tambahan ruang penyimpanan baru.
"Kondisi ini bukti nyata. Gudang kita penuh, bahkan melampaui kapasitas. Kalau masih ada yang meragukan swasembada pangan, silakan cek langsung ke lapangan," tegas Jefry, Kamis (07/05/2026).
Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon, Imam Mahdi mengungkapkan stok cadangan pangan di wilayah Cirebon, Majalengka, dan Kuningan kini mencapai 223.400 ton yang tersebar di 10 gudang Bulog.
Besarnya stok tersebut disebut menjadi sinyal kuat keberhasilan serapan gabah petani sekaligus bukti cadangan pangan nasional tengah berada di level tinggi.
Jefry juga mengungkapkan, stok beras hasil serapan tahun 2025 masih belum banyak tersalurkan lantaran pemerintah masih menuntaskan distribusi sisa impor beras Pakistan tahun 2024.
Tak hanya Majalengka, Gudang Bulog Paseh Sumedang juga dipastikan memiliki cadangan beras yang aman hingga 2027. Meski proses fumigasi membatasi akses masuk gudang, koordinasi data bersama Wakil Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Ratih Rachmawati menunjukkan stok pangan tetap dalam kondisi terkendali.
Sementara di Gudang Bulog Binong Subang, Jefry memberi peringatan penting soal ancaman membludaknya hasil panen raya September - Oktober 2026 mendatang.
Menurutnya, percepatan distribusi beras harus segera dilakukan agar gudang tetap siap menerima hasil panen petani, terutama di Subang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.
"Kita tidak boleh lengah. Gudang harus siap menampung hasil panen petani. Distribusi harus dipercepat supaya keberhasilan swasembada benar-benar dirasakan rakyat," ujarnya.
Di akhir kunjungan, Ketua DPC Partai Gerindra itu juga mendesak Bulog lebih terbuka kepada publik terkait pengelolaan stok pangan nasional.
Ia bahkan mengusulkan masyarakat dan kelompok tani diberi akses langsung melihat isi gudang Bulog agar publik mengetahui kondisi riil cadangan beras nasional.
"Kedaulatan pangan tidak boleh hanya jadi slogan. Kami di DPR RI akan terus mengawal asta cita Presiden Prabowo Subianto agar swasembada pangan benar-benar terjaga," pungkasnya. ** (Agit)











.jpg)




