- Pakar Hukum M Haryono S.H., M.H., : Elim Tyu Samba Masih Layak Menggunakan Azas Praduga Tak Bersalah ini Penjelasanya.
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi
- PELNI Tingkatkan Kesiapsiagaan Awak Kapal Hadapi Situasi Darurat
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
Diduga Sarat Kecurangan Proyek Bangunan di Panti Rehabilitasi Sosial Jadi Sorotan LSM Barata

Keterangan Gambar : Proyek bangunan di Dinas Sosial Kab.Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang- Pembangunan dinas panti sosial Jayanti yang tengah digarap PT. Rogate Ephipanias Jaya dan menelan anggaran sebesar 574 juta rupiah diduga tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan.
Selain galian yang diduga kurang memenuhi standar kedalaman, material yang digunakan untuk struktur pondasi diduga tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Hal tersebut diungkapkan Hilman Saleh Harahap Koordinator LSM Barata menanggapi proyek pengerjaan yang diduga kurang sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan.
Baca Lainnya :
- Dugaan Ancaman Golok Saat Ibadah GKPI Rajeg, LBH Gekira Desak Penyelidikan Menyeluruh
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
"Kita menduga ada semacam konspirasi jahat dalam proyek pembangunan tersebut, karena berdasarkan pantauan kami di lapangan dari segi galian pondasi dan besi tulangan yang digunakan disinyalir kurang memenuhi standar yang sudah ditetapkan," ujarnya sabtu (17/9/2022).
Selain pembangunan dinas panti sosial Jayanti, dirinya juga mempersoalkan rehabilitasi gedung panti sosial Jayanti yang tengah digarap CV. Karya Zidan Putra Mandiri yang juga diduga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
"Angka 683juta, untuk rehabilitasi atap baja ringan dan plafon kami rasa kurang relevan," ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku membutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif untuk menyatakan ada dugaan kecurangan dalam pembangunan kedua proyek yang saat ini tengah berlangsung di panti rehabilitasi sosial di wilayah kecamatan Jayanti.
"Kita sudah melayangkan surat meminta penjelasan ke Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang untuk meminta salinan RAB dan spesifikasi secara mendetail untuk memastikannya, ya tinggal kita tunggu nanti balasan suratnya," ungkap Hilman Saleh.Jhn










.jpg)




