- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
Diduga LPG Meledak Sebuah Kandang dan Ribuan Ayam Hangus Terbakar di Nglegok

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Diduga gara gara LPG meledak sebuah kandang ayam milik Sugiyanto (61), di Lingkungan Sumberwungu, Kelurahan/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar. Kejadian itu terjadi Sabtu (20/4/24) dini hari.
Sebanyak 3.000 ekor ayam yang masih berusia empat hari ikut mati terpanggang. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 130 juta.
Peristiwa kebakaran kandang ayam kali pertama diketahui tetangga korban, Susiati, sekitar Pukul 00.30 WIB. Susiati melihat kobaran api di kandang ayam yang berada di belakang rumah korban. Melihat api sudah membesar, Susiati segera memberitahukan peristiwa itu kepada korban.
Baca Lainnya :
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
Korban segera menuju ke kandang ayam miliknya yang sudah terbakar hampir separo. Selanjutnya, korban menghubungi anaknya, Afida Isroul Bagus untuk membantu memadamkan api.
Korban dan anaknya sempat menyiapkan diesel pompa air untuk memadamkan kobaran api. Namun, kobaran api semakin membesar.
Korban kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar dan melaporkan peristiwa kebakaran ke Polsek Nglegok Polres Blitar Kota.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo mengatakan api cepat membesar karena bangunan kandang terbuat dari bahan mudah terbakar.
Kandang dengan ukuran 8 meter x 21 meter terbuat dari kayu dan bambu yang ditutup menggunakan plastik serta beralaskan sekam. Di dalam kandang ayam juga terdapat empat kompor pemanas dan empat elpiji 3 kilogram. “Dugaannya, peristiwa kebakaran disebabkan dari kompor elpiji untuk pemanas suhu di kandang ayam,” kata Tedi.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp 130 juta. “Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 130 juta. Rinciannya, 3.000 ekor ayam usia empat hari nilainya sekitar Rp 30 juta, lalu bangunan kandang dan peralatannya sekitar Rp 100 juta,” ujarnya.(za/mp)










.jpg)





