- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Laporan Korps Rapor Kenaikan Pangkat Prajurit: Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Tanggung Jawab.
- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
Diduga LPG Meledak Sebuah Kandang dan Ribuan Ayam Hangus Terbakar di Nglegok

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Diduga gara gara LPG meledak sebuah kandang ayam milik Sugiyanto (61), di Lingkungan Sumberwungu, Kelurahan/Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ludes terbakar. Kejadian itu terjadi Sabtu (20/4/24) dini hari.
Sebanyak 3.000 ekor ayam yang masih berusia empat hari ikut mati terpanggang. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 130 juta.
Peristiwa kebakaran kandang ayam kali pertama diketahui tetangga korban, Susiati, sekitar Pukul 00.30 WIB. Susiati melihat kobaran api di kandang ayam yang berada di belakang rumah korban. Melihat api sudah membesar, Susiati segera memberitahukan peristiwa itu kepada korban.
Baca Lainnya :
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
Korban segera menuju ke kandang ayam miliknya yang sudah terbakar hampir separo. Selanjutnya, korban menghubungi anaknya, Afida Isroul Bagus untuk membantu memadamkan api.
Korban dan anaknya sempat menyiapkan diesel pompa air untuk memadamkan kobaran api. Namun, kobaran api semakin membesar.
Korban kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blitar dan melaporkan peristiwa kebakaran ke Polsek Nglegok Polres Blitar Kota.
Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo mengatakan api cepat membesar karena bangunan kandang terbuat dari bahan mudah terbakar.
Kandang dengan ukuran 8 meter x 21 meter terbuat dari kayu dan bambu yang ditutup menggunakan plastik serta beralaskan sekam. Di dalam kandang ayam juga terdapat empat kompor pemanas dan empat elpiji 3 kilogram. “Dugaannya, peristiwa kebakaran disebabkan dari kompor elpiji untuk pemanas suhu di kandang ayam,” kata Tedi.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp 130 juta. “Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 130 juta. Rinciannya, 3.000 ekor ayam usia empat hari nilainya sekitar Rp 30 juta, lalu bangunan kandang dan peralatannya sekitar Rp 100 juta,” ujarnya.(za/mp)

.jpg)

.jpg)

.jpg)

.jpg)








