- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
- Parmana Setiawan Soroti PBG dan Solusi Warga MBR dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Dewan Gun Sriwitanto Tekankan Sosialisasi hingga Tingkat RT dalam Raperda Permukiman Kumuh
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tata Kelola Keuangan, LKPD Disampaikan ke BPK
- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
Diduga Jadi Ajang Bancakan Bangunan Irigasi Bernilai Ratusan Juta di Sawentar Belum Setahun Ambrol

Keterangan Gambar : Foto : proyek saluran irigasi di Desa Sawentar I ambrol.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Diduga menyalahi bestek dan gagal perencanaan bangunan proyek saluran irigasi di Desa Sawentar I ambrol. Dari hasil investigasi media ini pada Rabu (22/08/2023).
Berdasarkan laporan warga terdapat bangunan saluran irigasi belum setahun sudah ambrol, dari hasil cek lokasi dilapangan tim media mendapatkan pekerjaan tersebut benar dalam pasangan dinding putus sepanjang hampir 2 meter dan retak patah disebagian atas tak jauh dari lokasi yang ambrol.
Bangungan dengan nilai kontrak tertanggal SPK 22 Agustus sampai 22 Nopember 2022 dikerjakan oleh CV. Arunika Jaya Kusuma yang berkantor di dusun Sumberagung Desa Gledug Kecamatan Sanankulon dengan. nilai proyek tertera sebesar Rp.186.116.000 sangat kuat dugaan dilapangan proyek tersebut melanggar spek.
Baca Lainnya :
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
Bangunan pengembangan dan pengelolaan, saluran irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi sawah dibawah 1 ha membuat kecewa masyarakat petani, seperti diungkapkan Sholeh (47) warga sekitar lokasi.
"Kami sangat menyayangkan pekerjaan saluran irigasi yang dikerjakan serampangan, ini jelas merugikan negara kususnya petani sepanjang alur sungai terganggu sistem pengairan sawahnya," tutur warga.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Sawentar yang pada saat itu Mujianto, pihaknya selaku pejabat Kepala Desa mengaku mengetahui saluran ambrol setelah menerima laporan warga masyarakat.
"Memang benar di desa kami ada bangunan saluran irigasi pekerjaan tahun 2022, saat ini kondisinya sudah ambrol, seperti yang terlihat ini,"ungkap mujianto.
Dialain sisi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar Diky Cubandono melalui Hari Budiono Kepala Bidang SDA Dinas setempat ketika dihubungi media ini di nomor Phonselnya, malui pesan singkat dan telpon maupun pesan singkat WA, Budi terkesan enggan menjawab. Bersambung. ..**(za/mp)
















