- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Diduga Ada Pengkhianat, Begini Langkah Cerdas Camat Pasar Kemis Soal Lokasi Wisata Lendir

Keterangan Gambar : Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, S.IP melakukan monitoring ke sejumlah lokasi Rumah makan, restoran Minggu dinihari kemarin, (2/3/25)
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin, S.IP melakukan monitoring ke sejumlah lokasi Rumah makan, restoran Minggu dinihari kemarin, (2/3/25).
Dalam aksinya, Camat bergerak bersama unsur Muspika kecamatan Pasar Kemis untuk melakukan sosialisasi Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 2 Tahun 2025 tentang jam operasional di bulan Ramadan.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
secara diam - diam dan tidak terduga mantan sekcam Rajeg tersebut juga menyasar ke beberapa tempat hiburan malam yang disinyalir menjadi destinasi wisata lendir beberapa diantaranya komplek perumahan wisma mas dan bantaran kali Teluk Jakarta yang disinyalir kembali beroperasi setelah beberapa waktu lalu dilakukan penutupan dan dibongkar oleh mantan sekda kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid.
Upaya sosialisasi tersebut dilakukan lantaran sebelumnya Nuhanudin tidak lagi mau ada bawahannya diduga menjadi pengkhianat dengan membiarkan pengelola hiburan malam tetap beroprasi sehingga membuat mandul aturan yang sudah ditetapkan, terlebih pihaknya dengan tegas menyebut pihaknya akan tegak lurus dengan aturan yang tertuang dalam surat edaran tentang jam operasional di bulan Ramadan.
Bedasarkan pantauan dilokasi, Nurhanudin Bukan cuma melakukan sosialisasi secara dialogis secara humanis akan tetapi menempelkan surat edaran di lokasi yang disinyalir menjadi destinasi wisata lendir sehingga dapat dipatuhi oleh para pengelola hiburan malam.
"Kita melakukan monitoring terhadap tempat - tempat usaha hiburan yang mengandung unsur melanggar asusila termasuk kost- kostan yang melakukan kegiatan asusila,"Kata Nurhadin dalam keterangannya senin (3/3/2025).
Camat Menuturkan, dalam penyisiran tersebut kendati terdapat beberapa pengusaha yang sudah mengetahui dan memahami terkait Surat Edaran Bupati Tangerang Nomor 2 Tahun 2025 tentang jam operasional di bulan Ramadan namun tidak sedikit pula yang belum mengetahuinya.
"Kami harapkan semua pelaku usaha dapat mentaati surat edaran bupati ini sehingga kekhusyuan umat muslim dalam menjalankan ibadahnya dapat terjamin, dan juga harapan kami kedepan tempat tempat hiburan menjaga ketentraman dan ketertiban," ungkap Camat.
Kedepan camat mengaku secara berkala dan rutin melakukan monitoring ke lokasi - lokasi yang disinyalir mengandung unsur asusila untuk menegakan aturan yang tertuang surat edaran tersebut.(Rilis/Jhn)












1.jpg)




