- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Bupati Tangerang Tinjau RW 11 Villa Tangerang Elok, Serap Aspirasi Warga Terkait Permasalahan Banjir

Keterangan Gambar : Bupati Tangerang Tinjau RW 11 Villa Tangerang Elok, Serap Aspirasi Warga Terkait Permasalahan Banjir
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB.TANGERANG-Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi warga RW. 11 Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, Jumat, (14/11/2025).
Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh anggota dewan, Kadis Bina Marga dan SDA Iwan Firmansyah, Kadis Perkim Bambang Sapto, Camat Pasar Kemis, serta Lurah Kuta Jaya mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah yang hadir untuk memastikan pelayanan dan permasalahan masyarakat bisa tertangani dengan baik.
“Saya hadir di sini karena ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada perbedaan, semua warga Kabupaten Tangerang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian. Pemerintah bersama masyarakat harus bergotong royong membangun wilayah ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Dia juga mengapresiasi jajaran perangkat daerah yang sudah melakukan survei awal di lokasi, termasuk pengecekan gorong-gorong yang diduga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan dan banjir.
“Pak Kadis Bina Marga sudah turun langsung melihat kondisi gorong-gorong, untuk memastikan titik permasalahan. Ini menunjukkan komitmen kita untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu kendala di lapangan yang dihadapi adalah adanya bangunan yang berada di atas saluran aliran air. Untuk itu, dia bersama tim teknis terkait, kecamatan dan kelurahan berkomunikasi langsung dengan pemilik bangunan agar proses penanganan dapat segera dilakukan.

“Ini harus cepat kita selesaikan. Jika semua pihak punya niat baik untuk kepentingan umum, insyaAllah akan dimudahkan. Kita ingin banjir berkurang, bahkan kalau bisa tuntas. Ini demi kebaikan warga di sini,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh unsur wilayah, mulai dari kecamatan, kelurahan, RW, RT, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya penanganan dan perbaikan drainase yang akan dilakukan.
Setelah memberikan arahan, Bupati langsung menuju lokasi titik permasalahan untuk meninjau kondisi saluran dan memastikan langkah penanganan yang harus segera diambil.
Ketua RW 11 Villa Tangerang Elok, Dadang Jatmika, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Tangerang di wilayahnya dan menyerap langsung aspirasi warga yang disampaikan
“Alhamdulillah warga bisa menyampaikan langsung kondisi yang terjadi, khususnya ketika hujan deras, kerap terjadi banjir. Karena itu kami mengajukan normalisasi drainase agar permasalahan ini bisa ditangani,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kawasan Villa Tangerang Elok terdiri dari tujuh RW dengan total 54 RT, dan RW 11 merupakan salah satu wilayah terkecil yang terdampak.
"Harapan besar kami, agar program penanganan drainase ini segera direalisasikan sehingga kawasan Elok dapat kembali menjadi lingkungan yang nyaman bagi warga," ujarnya.Jhn

















