- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
Bupati Asahan dan Rombongan Study Tiru Ke Taman Socfindo Conservation

Keterangan Gambar : Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK beserta pengurus dan beberapa OPD, kunjungi Taman Socfindo Conservation di Dolok
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan bersama Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK beserta pengurus dan beberapa OPD, kunjungi Taman Socfindo Conservation di Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai, dalam rangka studi tiru pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Sabtu (11/03/2023).
Kepala Riset PT Socfindo Indra Syaputra mengucapkan terimakasih kepada Bupati Asahan beserta rombongan yang menjadikan Taman Socfindo Conservation sebagai tujuan dari studi tiru pengelolaan TOGA.
Indra juga mengatakan Socfindo Conservation didirikan pada tahun 2019 sebagai inisiatif keberlanjutan dari PT Socfin Indonesia, dan diresmikan oleh Menteri BUMN pada tanggal 25 Juni 2021.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
“Proyek utamanya adalah taman obat, sebuah konsep yang dikenal di Indonesia sebagai Toga (Tanaman Obat Keluarga- Family Medicinal Garden). Di sinilah keragaman tumbuhan berpadu dengan pengobatan herbal, dalam tradisi yang menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia,” jelas Indra.
Sementara, Bupati Asahan H Surya BSc dalam sambutannya juga menyampaikan terimakasih atas sambutan dari Socfindo Conservation. Dan mengatakan tujuan dirinya beserta rombongan datang ke Taman Socfindo Conservation adalah untuk mendapat tambahan wawasan dan informasi tentang pengelolaan TOGA, agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk peningkatan kualitas kesehatan, baik melalui minuman kebugaran, ramuan untuk gangguan kesehatan ringan, serta konsumsi dalam menjaga imun dan meningkatkan gizi.
Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada jajaran TP PKK yang ikut serta dalam studi tiru tersebut, agar dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada TP PKK Kecamatan, Kelurahan/Desa, hingga ke masyarakat.
“Begitu juga kepada OPD yang mengikuti, agar dapat mengimplementasikan pengetahuan yang didapat pada hari ini di lingkungan OPD nya masing-masing,” ujar Bupati Asahan.
Selanjutnya, dalam peninjauan ke lokasi TOGA, Ketua Taman Yayasan Socfindo Luluk Williams menyebutkan tujuan Taman TOGA ini dibuat adalah untuk berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati dan budaya Indonesia, dengan mengumpulkan dan menanam tanaman obat, serta mencatat penggunaan dan resep tradisional yang terkait dengan penggunaannya.
“Taman ini juga terbuka untuk umum kepada siapa yang mau belajar untuk lebih mengetahui tentang bagaimana memanfaatkan TOGA secara maksimal,” terangnya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan serah terima bingkisan dan cenderamata antara Bupati Asahan, Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan dengan Ketua Taman Yayasan Socfindo. (DS)

















