- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
- MHX Jakarta 2026 Hadirkan 21 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Konsultasi Kesehatan Gratis
- Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
BP2MI: 9 CPMI Ilegal yang Dicegah TNI AL ke Malaysia Sudah Ditangani BP3MI Kaltara

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyatakan, sebanyak 9 Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal yang berhasil dicegah masuk ke Malaysia oleh pihak TNI AL sudah ditangani Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara (Kaltara).
"Ya itu 9 orang (CPMI Ilegal) warga Sulawesi Selatan. Sekarang lagi di BP3MI Kalimantan Utara. Jadi kalau posisi seperti itu, artinya kalau sudah ada di BP3MI, merekalah yang akan menangani. Mereka ditampung, disamping itu mereka juga akan dilindungi," kata Sekretaris Utama (Sestama) BP2MI Rinardi, kepada media dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1444 H, di Aula KH Abdurrahman Wahid, Kantor BP2MI, Jakarta, Senin (8/5/2023).
Rinardi menuturkan, kesembilan calon PMI non prosedural itu tentunya masih dalam pengawasan BP3MI Kalimantan Utara, sampai menunggu proses hukum pihak kepolisian setempat.
Baca Lainnya :
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
"Sampai proses hukum terhadap calo berjalan, maka para calon PMI ilegal tersebut belum boleh keluar dari BP3MI," imbuhnya.
Sementara itu, BP3MI Kaltara memberikan apresiasi kepada TNI AL atas keberhasilannya mencegah penempatan ilegal sembilan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Malaysia di perairan Sebatik, Sabtu (6/5/2023).
Dilansir laman resmi BP2MI, Kepala BP3MI Kaltara, Kombes Pol F Jaya Ginting, mengatakan Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto bersama Tim Satgas Intelmar Lantamal XIII Tarakan telah berhasil mencegah sembilan Calon PMI yang menjadi korban sindikat penempatan ilegal ke Malaysia. Danlanal juga berhasil mengamankan seorang tekong bersama motoris speedboat.
Ginting menjelaskan para CPMI ini berasal dari Sulawesi Selatan yang terdiri dari Enam orang Laki-laki dan tiga orang perempuan. Pihaknya akan segera memproses penyerahan Sembilan CPMI, serta tekong yang memfasilitasi pemberangkatan mereka.
Butuh tindakan hukum tegas, bagi tekong atau calo, karena mengambil keuntungan dari penempatan ilegal PMI.
"Ini merupakan kejahatan kemanusian Kita bisa katakan tekong itu penjahat kemanusiaan harus dihukum agar menjadi efek jera,’’ kata Ginting
Berdasarkan keterangan yang diperoleh bahwa 9 penumpang tersebut akan berangkat ke Tawau Malaysia untuk bekerja di wilayah Lahad Datu Malaysia.





.jpg)



.jpg)






