- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
Parkiran Sepeda Motor Tangcity Dikeluhkan Pengendara

Keterangan Gambar : Lokasi area parkir Tangcity Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pengendara sepeda motor yang akan berkunjung ke Tangcity atau Ruko-Ruko yang ada disekitarnya, mengeluh dengan tempat parkir sepeda motor yang sempit dan tidak ada petugas parkir.
Johan Pimred megapolitanpos com saat berkunjung ke Tangcity menggunakan sepeda motor mengatakan saat ia masuk ke parkiran sepeda motor sempat bingung ketika akan memarkirkan kendaraannya, selain tempat parkir yang sempit, juga petunjuk rambu ke lokasi parkir membingungkan.
"Lahan parkirnya semakin menyempit, karena sebagian lahannya digunakan untuk arena permainan," ujarnya. Rabu, (9/8/2023).
Baca Lainnya :
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan
Johan lebih lanjut mengatakan selain tempat parkirnya yang terkesan semrawut juga tidak ada petugas yang ada di lokasi, untuk membantu pengendara yang kebingungan mencari tempat parkir.

"Biaya parkir lumayan mahal tapi kok kesannya pelayanan parkir Tangcity tidak maksimal khususnya untuk sepeda motor," tuturnya.
Johan juga mengatakan, hak pengguna parkir untuk mendapatkan tempat parkir yang nyaman diabaikan, dan pengelola Tangcity lebih mengutamakan membisniskan lahan parkir sebagai arena bermain.
Ia berharap pihak manajemen Tangcity mau memperbaiki layanan parkir yang digunakan sepeda motor, jangan sampai merugikan pengguna parkir sepeda motor.
Ahmad tajudin petugas parkir mengatakan ia hanya berkerja sebagai karyawan parkir, dan ia membenarkan banyak pengendara yang akan parkir kebingungan untuk mencari parkir.
"Lahan parkir ini sebagian digunakan untuk arena bermain, selama 1 bulan pak, sekarang baru berjalan 1 Minggu," tuturnya. ** (Nan)








.jpg)

.jpg)






