- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- Ditreskrimsus Polda Metro Bongkar Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu di Bogor
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Stabilitas BBM Jadi Prioritas, Wabup Felix Dorong MBSM Maksimal Layani Warga
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- Layanan Kesehatan Gratis untuk Nasabah, Pemkab Barito Utara Gandeng BPD Kalteng
Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
.jpg)
Keterangan Gambar : Produsen tempe
Jakarta, — Produk tempe Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di kancah internasional. Produsen dalam negeri berhasil mengamankan kontrak ekspor ke Chile senilai USD 125.000 atau sekitar Rp2,1 miliar.
Kerja sama strategis ini terjalin antara PT Azaki Food International dan perusahaan pangan asal Chile, OM SpA. Penandatanganan kesepakatan dilakukan di kantor Indonesia Trade Promotion Center Santiago pada Rabu (1/4/2026).
Baca Lainnya :
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
- Kemenkop Fokus Perkuat Sinergi Hadapi Tahap Operasionalisasi Kopdes Merah Putih
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata pemanfaatan perjanjian dagang Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement.
“Kerja sama ini diharapkan mendorong peningkatan ekspor sekaligus memperkuat promosi produk Indonesia di pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala ITPC Santiago, Indah Fajarwati Bachter, menjelaskan bahwa Chile akan menjadi pintu masuk strategis bagi ekspansi tempe Indonesia ke kawasan Amerika Latin.
Pada tahap awal, kolaborasi difokuskan pada penguatan distribusi, peningkatan visibilitas produk, serta pengembangan jaringan mitra bisnis di Chile. “Ke depan, peluang ekspansi ke negara-negara Amerika Latin lainnya sangat terbuka,” katanya.
Dalam kerja sama ini, OM SpA akan berperan sebagai mitra distribusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan merek, promosi, pemenuhan regulasi, hingga pengembangan jaringan bisnis di tingkat lokal.
Direktur OM SpA, Bojan Urbancic, menilai tempe memiliki potensi besar di pasar Chile, seiring meningkatnya tren konsumsi makanan sehat berbasis nabati.
“Kami optimistis tempe dapat diterima sebagai produk bernutrisi tinggi di pasar Chile,” ujarnya.
Duta Besar RI untuk Chile, Vedi Kurnia Buana, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Amerika Latin. “Chile memiliki posisi strategis sebagai hub untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Sebagai informasi, PT Azaki Food International merupakan produsen tempe yang telah mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, hingga Amerika Serikat.
Dengan tren global yang terus mengarah pada konsumsi makanan sehat, tempe Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas pasar internasional dan memperkuat posisinya sebagai produk unggulan berbasis nabati.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).







.jpg)

.jpg)






