Jajanan Cakwe dan Sukun Bu Gita Jadi Incaran Utama di Pasar Laris Palm Paradise

By Sigit 16 Feb 2024, 20:00:37 WIB DKI Jakarta
Jajanan Cakwe dan Sukun Bu Gita Jadi Incaran Utama di Pasar Laris Palm Paradise

Keterangan Gambar : Pasar Laris Palm Paradise dari salah satu pedagang Kue bantal,Cakwe,dan Sukun.


MEGAPOLITANPOS.COM Bisnis - Pasar Laris Palm Paradise dari salah satu pedagang Kue bantal,Cakwe,dan Sukun. Ia mempunyai sejarah tersendiri, Sebelum membangun usaha di pasar laris ini.

Bu gita sudah mengalami berjualan dari usaha yang sangat sederhana di sekitar rumah sejak tahun 2006, Lalu ia melanjutkan berjualan di  pasar laris dari tahun 2013 hingga sekarang ini.

Untuk menu yang dijual oleh bu gita ini ada berbagai macam yaitu, Cakwe, Kue bantal yang memiliki berbagai macam isi ada beras ketan, coklat, kayu manis dan original, dan ada juga Sukun. Menu yang best seller suka di cari orang itu Cakwe. Makanan yang Ibu gita juga enak untuk ngemil saat bersantai. 

Baca Lainnya :


Untuk lokasi Pasar Laris, Jalan Taman Surya Utama 2, blok jj5, no 1, RT.1/RW.19, Pegadungan, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11830. Tempatnya sangat cukup nyaman banget ramai juga. Bu gita berjualan buka dari jam 06.00-12.00.

Sejarah singkat Cakwe

Cakwe merupakan jajanan berwarna kecoklatan khas dari Bandung. Tak heran jika sepanjang kota Bandung banyak pedagang kaki lima yang menjual cakwe. Selain lezat, cakwe juga menyimpan sejarah yang melegenda.

Cakwe sering dijual di toko atau dijajakan oleh pedagang kaki lima dipinggir jalan. Di setiap daerah memiliki cara tersendiri untuk menikmati cakwe, seperti di daerah Solo, Jawa Tengah penyajiannya menggunakan susu kedelai, sedangkan di daerah lainnya menggunakan saus pedas manis atau sambal asam cair sebagai pelengkapnya. 

Di daerah Pontianak dan Ketapang, Kalimantan Barat, cakwe umumnya dibuat dengan citarasa manis dan bertekstur kenyal. Di daerah ini cakwe disajikan bersama dengan rebusan kacang hijau yang diberi gula kental.


Sedangkan di Cina, cakwe dikonsumsi dengan cara dicelupkan ke dalam bubur yang masih panas. Jika di Cina bagian Utara, cakwe justru dimakan bersamaan dengan susu kedelai manis atau susu kedelai asin.

Makanan berwarna kecokelatan yang bentuknya panjang menyerupai batang terbuat dari adonan tepung terigu, baking soda, baking powder, dan garam. Adonan tersebut dibentuk menyerupai dua batang yang panjangnya kira-kira 15-20 cm lalu digoreng hingga berubah warnanya menjadi kecokelatan.

Meskipun bukan kuliner asli Indonesia, tapi cita rasa cakwe sangat mudah diterima masyarakat lokal.

Penulis : Keysha Putri Az-zahra dan Bintang Gilang Purismah




  • Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta

    🕔15:15:29, 04 Apr 2026
  • Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN

    🕔00:52:20, 29 Mar 2026
  • Wasekjen PRSI Muhamad Ied Hadiri Halal Bihalal di Balai Kota DKI

    🕔21:06:03, 21 Mar 2026
  • Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api

    🕔20:18:17, 19 Mar 2026
  • Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis

    🕔01:45:07, 16 Mar 2026