- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
Jajanan Cakwe dan Sukun Bu Gita Jadi Incaran Utama di Pasar Laris Palm Paradise

Keterangan Gambar : Pasar Laris Palm Paradise dari salah satu pedagang Kue bantal,Cakwe,dan Sukun.
MEGAPOLITANPOS.COM Bisnis - Pasar Laris Palm Paradise dari salah satu pedagang Kue bantal,Cakwe,dan Sukun. Ia mempunyai sejarah tersendiri, Sebelum membangun usaha di pasar laris ini.
Bu gita sudah mengalami berjualan dari usaha yang sangat sederhana di sekitar rumah sejak tahun 2006, Lalu ia melanjutkan berjualan di pasar laris dari tahun 2013 hingga sekarang ini.
Untuk menu yang dijual oleh bu gita ini ada berbagai macam yaitu, Cakwe, Kue bantal yang memiliki berbagai macam isi ada beras ketan, coklat, kayu manis dan original, dan ada juga Sukun. Menu yang best seller suka di cari orang itu Cakwe. Makanan yang Ibu gita juga enak untuk ngemil saat bersantai.
Baca Lainnya :
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- BBM RI Paling Murah di ASEAN! Fakta atau Ilusi, Perbandingan Harga RON 95 Picu Perdebatan Panas
- Majalengka Ngebut! Groundbreaking KIEM Buka Jalan Ribuan Lapangan Kerja
- DPR RI Komisi XII : Harga BBM Masih Aman, Evaluasi Tetap Berjalan

Untuk lokasi Pasar Laris, Jalan Taman Surya Utama 2, blok jj5, no 1, RT.1/RW.19, Pegadungan, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11830. Tempatnya sangat cukup nyaman banget ramai juga. Bu gita berjualan buka dari jam 06.00-12.00.
Sejarah singkat Cakwe
Cakwe merupakan jajanan berwarna kecoklatan khas dari Bandung. Tak heran jika sepanjang kota Bandung banyak pedagang kaki lima yang menjual cakwe. Selain lezat, cakwe juga menyimpan sejarah yang melegenda.
Cakwe sering dijual di toko atau dijajakan oleh pedagang kaki lima dipinggir jalan. Di setiap daerah memiliki cara tersendiri untuk menikmati cakwe, seperti di daerah Solo, Jawa Tengah penyajiannya menggunakan susu kedelai, sedangkan di daerah lainnya menggunakan saus pedas manis atau sambal asam cair sebagai pelengkapnya.
Di daerah Pontianak dan Ketapang, Kalimantan Barat, cakwe umumnya dibuat dengan citarasa manis dan bertekstur kenyal. Di daerah ini cakwe disajikan bersama dengan rebusan kacang hijau yang diberi gula kental.

Sedangkan di Cina, cakwe dikonsumsi dengan cara dicelupkan ke dalam bubur yang masih panas. Jika di Cina bagian Utara, cakwe justru dimakan bersamaan dengan susu kedelai manis atau susu kedelai asin.
Makanan berwarna kecokelatan yang bentuknya panjang menyerupai batang terbuat dari adonan tepung terigu, baking soda, baking powder, dan garam. Adonan tersebut dibentuk menyerupai dua batang yang panjangnya kira-kira 15-20 cm lalu digoreng hingga berubah warnanya menjadi kecokelatan.
Meskipun bukan kuliner asli Indonesia, tapi cita rasa cakwe sangat mudah diterima masyarakat lokal.
Penulis : Keysha Putri Az-zahra dan Bintang Gilang Purismah








.jpg)

.jpg)






