- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
Bawaslu Kota Kediri Bersyukur Pemilu Serentak 2024 Tanpa Ganggusn dan Kejadian Luar Biasa

Keterangan Gambar : Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri, Jawa Timur
MEGAPOLITANPOS.COM Kediri - Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri, Jawa Timur menegaskan selama proses tahapan di Pemilu Serentak 2024 kemarin, pihaknya tidak mengalami kejadian luar biasa dalam hal pelanggaran hingga mengaggu pelaksanaannya sampai berakhirnya perhitungan di tingkat pusat.
Hal ini disampaikan saat evalusi hasil kerja pencegahan, pengawasan, dan penindakan pelanggaran Pemilu Setentak 2024. Selasa, (2/4/2024).
Ketua Bawaslu Yudi Agung Nugraha menyampaikan selama tahapan Pemilu 2024 di Kota Kediri tidak terjadi hal-hal yang bersifat pelanggaran maupun yang mengganggu jalannya Pemilu 2024.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
"Meski demikian, kami masih menunggu instruksi dari Bawaslu RI. Kalau terkait Pemilu mudah-mudahan harapan kami Kota Kediri tidak tersebut di dalam MK. Artinya, kalau pun nanti Kota Kediri disebut maka Bawaslu Kota Kediri harus bersiap-siap untuk melakukan pembuktian pemberian keterangan kepada MK," jelas Yudi.
Lanjut Yudi, pihaknya juga menunggu instruksi dari Bawaslu RI terkait penyelenggaraan Pilkada, karena ad hoc di jajarannya yakni Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam ) dan Pegawas Kelurahan /Desa (PKD) hingga kini belum ada arahan, apakah mereka akan asesment atau rekrutmen ulang, ataukah tidak.
"Kalau rekrutmen ulang maka untuk masa jabatannya harus berakhir di bulan April tanggal 26 ini. Saat ini belum ada juknis yang turun maupun arahan-arahan yang turun dari Bawaslu RI, akan tetapi untuk timeline pilkada sudah ada," terangnya.
Masih kata Yudi, untuk hasil penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di Pemilu Serentak 2024 kemarin, pihaknya mengaku sudah ada kesepakatan bersama partai politik peserta pemilu 2024 dan mereka tidak akan mengambil.
"Jika warga ada yang berminat dan mau dimanfaatkan untuk mengambil silahkan diambil,"tandasnya.
Hal senada diutarakan Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H) Bawaslu Kota Kediri, Hartono, menerangkan bila untuk tahapan pemungutan suara mulai tanggal 14 Februari sudah berjalan lancar.
"Untuk rekapitulasi kecamatan kurang lebih ada 9 hari alhamdulillah semuanya berjalan lancar baik itu di Kecamatan Pesantren, Mojoroto maupun Kecamatan Kota,"terangnya.
Ditambahkan Dia, walaupun di Kecamatan Mojoroto dan Kecamatan Kota harus dilakukan penghitungan ulang tetapi semua sudah selesai dan itu juga semua clear tidak ada masalah apapun.
"Alhamdulilah kita patut bersyukur," imbuhnya.
Sementara Revani, Divisi menjelaskan, berkaitan temuan ataupun pelaporan pelanggaran baik pidana, etik, maupun administratif tidak ada.
"Pada tahapan pungut hitung tidak ada laporan sama sekali," jelasnya.
Kalaupun ada permasalahan ,masih kata Revani bersifat salah hitung hingga dalam penulisan di blangko berbeda, tetapi itu sudah di seleseikan di tingkat kecamatan.
"Plano yang salah tulis sudah diseleseilan dengan hitung ulang kertas surat suara di penghitungan kecamatan dan sudah selesei," pungkas Revani. (Hamzah)
















