- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Baru Jabat Satu Hari, Dandim 0506/Tgr Panen Cabai Bersama KWT

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang -Dalam rangka melanjutkan program Urban farming, Letkol Inf Ary Sutrisno yang baru menjabat satu hari menjadi Dandim 0506/Tgr melakukan panen Cabai dan Pakcoy bersama KWT ( Kelompok Wanita Tani) di Kampung Jimpitan Loh Jinawih Kelurahan Batujaya Kecamatan Batuceper Kota Tangerang, Kami (04/07/2024).
terlihat hadir bersama Dandim 0506/Tgr Pj.Walikota Tangerang Dr.Nurdin, Danramil 02/Batuceper Letkol Inf Rohani, Kadis DKP Kota Tangerang Mudorun, Camat Batuceper H.Mulyani, Camat Neglasari Andika, S. STP, Lurah Batujaya Sulton dan Lurah Karang Anyar.
Dalam sambutannya Dandim 0506/Tgr Letkol Inf Ary Sutrisno mengatakan, selaku komandan Kodim 0506 Tangerang yang baru serah terima jabatan, merasa bangga bisa hadir di tengah-tengah warga khususnya di Kelurahan Batujaya di Kecamatan Batu Ceper ini.
Baca Lainnya :
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG

"Di awal pertama penugasan saya di kota Tangerang ini mudah-mudahan ke depan suasana-suara seperti ini bisa kita saling bersama kita Solid di lapangan Bagaimana kita mendukung kebijakan ataupun program pemerintah daerah. Program peningkatan ketahanan pangan ini memang sedang menjadi atensi pimpinan yang kebijakan pemerintah terkait dengan khususnya di lapangan Bagaimana konsep-konsep pemberdayaan ketahanan pangan khususnya kalau di wilayah perkotaannya mungkin lebih kita kenal dengan Urban farming," ujarnya.
Menurutnya, yang namanya pertanian peternakan perikanan itu ada hal yang biasa tetapi kalau sudah di daerah perkotaan mungkin menjadi yang luar biasa.
"Kota Tangerang adalah satu kota penyangga kota metropolitan dengan kata-kata ketahanan Pangan, bisa mengoptimalkan Lahan kosong dan bisa kita manfaatkan secara masif tapi ternyata di sinilah bisa kreatifitas inovasi jadi dalam memberdayakan Urban farming ini khususnya Bagaimana masyarakat ini memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri Walaupun mungkin belum secara sepenuhnya," tambahnya.
'Kita hidup di tengah pemukiman dengan keterbatasan lahan mungkin rumah saja berdempet-dempetan Tidak ada jarak Tetapi bagaimana kebutuhan rumah tangga itu bisa terpenuhi kalau pun ada lebih mungkin bisa dimanfaatkan dijual dan sebagainya nah ini sebenarnya di satu sisi ini adalah program pemerintah dalam peningkatan ketahan pangan khususnya pemberdayaan kebutuhan farming," katanya lagi.
Sementara Pj. Walikota Dr. Nurdin menambahkan, kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Urban farming menjadi menarik karena kita berada di perkotaan dengan lahan yang semakin padat.

"Dalam kondisi yang ada kita masih bisa memanfaatkan lahan yang kita miliki ini dengan hasil yang paling tidak bisa membawa kesejahteraan untuk bersama dengan kita menanam udara menjadi semakin bersih kita sudah berkontribusi untuk mewujudkan program langit biru karena setiap tanaman pasti menghasilkan oksigen ya yang bagus untuk kesehatan berarti sudah dimulai dengan menanam kita sudah bersedekah bersedekah oksigen duluan yang pertama yang kedua sedekah yang menyejukkan pandangan mata sedekah juga melihat yang indah-indah melihat bunga air mata pengantin itu walaupun air mata pengantin tapi indah dengan berbagai tanamannya yang lain ini juga satu sedekah kita membuat warga senang ya melihat masyarakat senang dengan tanaman-tanaman," ucapnya.
"Kita berkontribusi dalam menjaga kebersihan Kota saya dorong terus supaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini bisa terus kita lakukan saya mengatakan orang lain datang tuh dibanding ke kita kemudian menerapkannya di tempatnya menjadi lebih baik dari kita kenapa yang kita sendiri sebagai tempat orang belajar kita tidak memaksimalkannya nah ini kepada dinas LH saya sudah dorong terus supaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini bisa kita lakukan ada proses reduksi sampah yang kita lakukan di Sumber ini beberapa lokasi sudah cukup bagus dan menjadi model ini ya bagaimana integrasi antara pengelolaan sampah pengolahan sampah dari sumber menjadi sumber daya baru di bidang pertanian tadi disampaikan produk-produk dari KWT ini semuanya organik karena pupuknya dihasilkan dari pengolahan sendiri," paparnya pagi. ** (Nan)








.jpg)






