- TGH. Mustain Pimpin FORMULA NTB 2026–2031, Siapkan 14 Bidang Strategis untuk Pengabdian Umat
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Satgas Sampah Kodim 0510/Tigaraksa Bersihkan Tumpukan Sampah di Jalan Gandaria Kresek.
- Jaga Kamtibmas, TNI Dan Komduk Patroli Malam Bersama.
- Polemik Gibran Menguat, Maman Imanulhaq Dorong Jalan Konstitusional
- Penyaluran Tali Asih PPKH 281 PT NPR, Pemdes dan BPD Karendan-Muara Pari Jelaskan Mekanisme
- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- HUT ke-39, BRI Life Salurkan Bantuan Sembako hingga Fasilitas Air Bersih
- Masyarakat Rentan Sosial Desa Sumberingin Bersyukur BLT-DD Sudah Cair.
- Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Gelar Hari Fraksi: Ruang Aspirasi & Suara Rakyat.
Bapak dan Balita Tewas di Koja, Kapolres Metro Jakarta Utara: Kecil Kemungkinan Adanya Orang Luar yang Masuk ke TKP

Keterangan Gambar : Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan S.H , S.I.K., M.H.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Polisi mengungkap tidak ada jejak orang lain masuk ke dalam rumah tempat pria berinisial HR (50) dan balitanya yang berusia dua tahun ditemukan tewas di Koja, Jakarta Utara.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan S.H , S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kecil kemungkinan adanya orang luar yang masuk ke rumah. Pasalnya, kondisi pintu rumah tersebut tertutup.
Baca Lainnya :
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan di Kantah Kabupaten Bogor I Tetap Berjalan Normal Pascapenyidikan Kepolisian.
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Khabar Duka, Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang, Kepala Biro Humas Kementerian UMKM Meninggal Dunia
“Jadi kalau kita lihat TKP ada empat orang. Kecil kemungkinan jejak orang asing masuk karena kondisi pintu yang tertutup, tidak ada jejak secara scientific,” ungkap Kapolres Jakut, dikutip dari PMJNews.com, Senin (30/10/23).
Kendati demikian, Kombes Pol. Gidion akan terus melakukan pemeriksaan maksimal terhadap para saksi. Selain itu, Kapolres Jakut tersebut juga mengaku masih menunggu istri korban bisa memberikan keterangan sebagai satu-satunya saksi kunci.
“Tetapi kita pastikan lagi karena satu-satunya saksi yang sangat kita harapkan mumpuni adalah istri,” tambahnya.
Sebelumnya, Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati saat ini tengah melakukan autopsi jenazah bapak dan anak balita, yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumah kawasan Koja, Jakarta Utara.
“Sudah sampai dan sedang diautopsi dengan kondisi makros yang sudah busuk,” ungkap Kepala RS Polri Kramatjati, ungkap Brigjen. Pol. dr. Hariyanto, Sp.PD.
Kepala RS Polri Kramatjati tersebut menjelaskan kedua jenazah saat ini sedang dalam pemeriksaan sampel jaringan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Dia memperkirakan keduanya sudah meninggal selama satu pekan.
“Masih dilakukan pemeriksaan mikroskopik (histopatologi) dan toksikologi. Kondisi sama-sama busuk. Sudah semingguan meninggal,” jelasnya.(Reporter: Achmad Sholeh/ Alek)
















