- Barito Utara Bidik Iklim Investasi Sehat Lewat Raperda Penanaman Modal
- Buka Konsultasi Publik, Pemkab Barito Utara Matangkan Raperda Penanaman Modal
- OJK dan Pemkab Majalengka Kuatkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Situ Cipanten Gunungkuning
- Dua Raperda Dibahas Sekaligus, DPRD Dan Pemkab Barito Utara Sepakat Agendakan Pada Banmus Mendatang
- DPRD Bahas Raperda PSU, Patih Herman Desak Solusi Konkret untuk Jalan Perumahan
- Hadapi Tekanan Fiskal, BPD Didorong Jadi Motor Utama Ekonomi Daerah
- Dinkes Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Pemanfaatan SIG di Bidang Kesehatan
- Langkah Strategis Eman Suherman di Musrenbang Jabar 2026: Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Kunci Masa Depan Daerah
- Ramah Tamah Bersama Kasrem 102 Panju Panjung, Bupati Harapkan Kolaborasi Pemda dan TNI Semakin Solid
- Papipar Jadi Momentum Promosi Daerah, Anggota DPRD, H Tajeri Beri Pesan Ini
Bangkitkan Daya Beli Pengunjung, Kemendag Gelar Pameran Mall to Mall 2023 di Kota Kasablanka

Keterangan Gambar : Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim saat membuka acara, kemarin, Rabu(08/11).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Kementerian Perdagangan(Kemendag) terus memperkenalkan dan mempromosikan produk dalam negeri khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Untuk itu, Kemendag menggelar pameran Mall to Mall 2023 yang memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.
Kegiatan pameran Mal To Mal di Mal Kota Kasablanka ini digelar hingga 12 November 2023 dengan memfasilitasi 22 UMKM yang terdiri atas 10 produk pangan, 6 produk fesyen, dan 6 produk kriya.
"Adanya pameran seperti ini, bukan hanya memperkenalkan produk dalam negeri, tapi juga akan menggairahkan kembali pengunjung pusat perbelanjaan setelah tertidur akibat pandemi. Pemerintah berkomitmen memperkuat kapasitas UMKM, salah satunya dengan kegiatan bangga buatan Indonesia seperti pameran Mall to Mall," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim saat membuka acara, kemarin, Rabu(08/11).
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
Karim mengungkapkan, saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup baik di tengah ketidakpastian dunia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Triwulan III-2023 pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 4,94 persen.
Sedangkan, beberapa negara lainnya mengalami perlambatan ekonomi. Akibatnya, produk luar negeri akan terus menyerbu pasar Indonesia.
"Indonesia dengan jumlah penduduk hampir 300 juta merupakan pasar potensial. Untuk itu, produk dalam negeri, khususnya UMKM harus dilindungi dan diperkuat. Salah satunya dengan terus menggunakan produk-produk dalam negeri," tandas Karim.
Karim kembali mengajak masyarakat untuk semakin bangga buatan produk Indonesia. Bukan hanya, bangga, juga membeli dan menggunakan produk Indonesia.
" Ayo kita bangga, ayo kita beli, ayo kita pakai. Dengan kita menggunakan produk Indonesia, akan memperkuat ekonomi bangsa," katanya.
Selain itu pameran Mal To Mal juga dimaksudkan agar UMKM naik kelas, mendorong pemasaran produk unggulan agar dikenal masyarakat luas
" Nanti pameran ini juga akan di gelar di beberapa Mal di Indonesia, untuk membangkitkan para pengunjung Mal, terlebih pasar sempat tergerus dengan adanya belanja online, kita harapkan adanya belanja online maupun offline kedua mekanisme transaksi bisa hidup bersamaan," pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)














